Atasi keterbatasan daging sapi jelang lebaran, Dispertan Loteng datangkan sapi dari Sumbawa - OPSINTB.com | News References -->

Kamis, 21 April 2022

Atasi keterbatasan daging sapi jelang lebaran, Dispertan Loteng datangkan sapi dari Sumbawa

Atasi keterbatasan daging sapi jelang lebaran, Dispertan Loteng datangkan sapi dari Sumbawa

 
Atasi keterbatasan daging sapi jelang lebaran, Dispertan Loteng datangkan sapi dari Sumbawa

OPSINTB.com - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah, Taufikurrahman Fuan Note mengaku stok daging sapi segar di Lombok Tengah masih terbatas.

Untuk mengatasi keterbatasan itu, pihaknya akan mendatangkan sapi siap potong dari Pulau Sumbawa. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan daging sapi segar selalu meningkat sampai dua kali lipat.

"Stok terbatas, tapi kami sudah buka keran dari Sumbawa. Tadi saya sudah tanda tangani," aku Rahman pada wartawan saat ditemui di Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (21/4/2022).

Untuk diketahui, dalam sehari jumlah sapi yang dipotong di seluruh tempat pemotongan hewan yang ada di Lombok Tengah berjumlah 35 ekor lebih. Dengan akan datangnya Hari Raya Idul Fitri, kemungkinan jumlah tersebut akan meningkat menjadi 70 ekor lebih.

Akan tetapi, setiap minggunya Dinas Pertanian dan Peternakan hanya mampu mendatangkan 120-150 ekor sapi siap potong dari Sumbawa.

"Ada sekitar 120 ekor masuk untuk minggu ini. Setiap minggunya mungkin 120-150 ekor. Kebutuhan lebaran ini kan rata-rata dua kali lipat," rincinya.

Lanjutnya, jenis sapi yang bisa dipotong hanyalah yang berjenis kelamin jantan. Untuk sapi betina, lebih diprioritaskan untuk pembibitan. Karena di Lombok Tengah sapi betina sangat baik menjadi sumber bibit.

Ia menegaskan, untuk menjamin kesehatan sapi-sapi yang didatangkan dari Sumbawa, pihaknya melakukan karantina terlebih dahulu. Karantina dilakukan di Poto Tano dan Kayangan  yang diawasi langsung oleh dokter hewan. 

"Itu ada persyaratan. Ada dokter hewan yang akan memeriksa. Pintunya dari karantina Poto Tano dan Kayangan," tegasnya.

Rahman tak menyangkal rasa daging sapi lokal masih jauh lebih enak dibandingkan dengan daging sapi yang didatangkan dari Sumbawa. Namun, karena terbatasnya stok karena banyaknya permintaan dan harga yang lebih murah, mau tidak mau pihaknya harus mendatangkan sapi siap potong dari Sumbawa.

Untuk kisaran harga, saat ini di pasaran harga sapi jantan siap potong harganya rata-rata Rp 15-17 juta per ekor.

"Tapi ternak kita walaupun lebih mahal, itu punya daging dan kondisi ternak lebih baik," sebutnya. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama