Kemenag Loteng panggil 746 calon jamaah haji. Akan berangkat tahun ini? - OPSINTB.com | News References -->

Rabu, 30 Maret 2022

Kemenag Loteng panggil 746 calon jamaah haji. Akan berangkat tahun ini?

Kemenag Loteng panggil 746 calon jamaah haji. Akan berangkat tahun ini?

 
Kemenag Loteng panggil 746 calon jamaah haji. Bisa berangkat tahun ini?

OPSINTB.com - Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Loteng, HL Asy'ari menyebut sebanyak 746 calon jemaah haji (CJH) Loteng sudah dipanggil untuk melakukan foto ulang.

Pengambilan foto tersebut dilakukan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu Pemerintah Arab Saudi mengizinkan CJH asal Indonesia diperbolehkan memasuki tanah suci tahun ini.

Jumlah tersebut juga merupakan jumlah CJH yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah haji.

"Mereka kami panggil sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu Arab Saudi telah membuka kesempatan bagi jemaah asal Indonesia," sebut Asy'ari pada opsintb.com, Rabu (30/3/2022).

Selain itu, meski belum ada kepastian dari Pemerintah Arab Saudi, namun para jemaah tetap diimbau untuk terus memperdalam ilmu serta tata cara melakukan ibadah haji. Hal tersebut dimaksudkan agar CJH paham tata cara pelaksanaannya dan tidak kebingungan jika mereka telah tiba di tanah suci.

"Jemaah kami rasa sudah siap. Di KUA dibimbing 8 kali dan di Kemenag diberikan bimbingan 2 kali," jelasnya.

Adapun yang akan diberangkatkan jika sudah ada izin dari Riyadh, merupakan CJH yang gagal diberangkatkan dua tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19.

"Kalau sudah ada izin dari Riyadh sana, tentunya yang berangkat yang tertunda 2 tahun sebelumnya akibat Covid-19," ucap Asy'ari.

Dia menambahkan banyaknya persepsi terkait penyelenggaraan rukun Islam kelima itu tahun ini sudah banyak tersebar di media sosial, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, namun pihak Kemenag belum bisa memberikan informasi terkait ada atau tidaknya penyelenggaraan haji tahun ini.

"Sebagai bahan perhatian masyarakat bahwa pengumuman resmi terkait haji hanya dikeluarkan oleh Kemenag dan itu tentunya setelah mendapatkan Informasi yang valid dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah haji. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu terkait haji dari pihak selain Kemenag," imbau Asy'ari. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama