Disperkim Loteng gelontorkan Rp 6,5 Miliar untuk pembangunan RTLH - OPSINTB.com | News References -->

Selasa, 22 Februari 2022

Disperkim Loteng gelontorkan Rp 6,5 Miliar untuk pembangunan RTLH

Disperkim Loteng gelontorkan Rp 6,5 Miliar untuk pembangunan RTLH

 
Disperkim Loteng gelontorkan Rp 6,5 Miliar untuk pembangunan RTLH

OPSINTB.com - Pemerintah pusat melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) telah menggelontorkan dana Rp 6,5 miliar untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lombok Tengah (Loteng).

Dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu akan menyasar sepuluh desa. Masing-masing desa nantinya akan mendapatkan 16 unit rumah dengan stimulan Rp 35 juta per unit.

"Untuk tahun 2022 ini, Perkim hanya menangani 160 unit RTLH yang tersebar di sepuluh desa. Ini dana dari pusat, bukan dari APBD. Satu unitnya itu nilai bantuannya Rp 35 juta,'' kata Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Loteng, Muhammad Rusdi pada opsintb.com di ruangannya, Selasa (22/2/2022).

Lanjutnya, dengan stimulan senilai Rp 35 juta itu, pihaknya berharap akan mampu membantu pembangunan rumah warga yang tidak layak huni menjadi layak huni.

"Dengan Rp 35 juta dari anggaran pemerintah ini, akan mampu membangun satu unit rumah sampai jadi; siap huni dan rumah itu rumah layak huni," harap Rusdi.

Warga yang mendapat bantuan pembangunan RTLH, terangnya, bisa secara swadaya menambah dana untuk pembangunan, karena bantuan dengan jumlah tersebut hanya sebagai perangsang agar masyarakat yang mendapat program RTLH mau mengeluarkan dana tambahan.

"Harus ada swadaya dari masyarakat. Entah itu biaya pembangunan pondasi, upah tukang, dan kalau mau memperbesar rumahnya, dia harus mengeluarkan swadaya sendiri. Jadi program pemerintah ini adalah stimulan atau perangsang agar masyarakat itu mau memperbaiki rumahnya," terang Rusdi.

Lebih lanjut, Rusdi menjelaskan, saat ini Perkim masih melakukan perivikasi data. Perivakasi dilakukan dengan langsung menerjunkan tim dari Perkim ke masing-masing desa.

"Supaya tidak salah sasaran. Ini programnya Perkim langsung," pungkas Rusdi.

Adapun sepuluh desa yang mendapatkan program tersebut yakni Desa Monggas, Penujak, Ungga, Mertak, Durian, Batunyala, Sisik, Mertak Tombok, Karang Sidemen, dan Barebali. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama