Dendam lama belum terobati, parang beraksi - OPSINTB.com | News References -->

Selasa, 11 Januari 2022

Dendam lama belum terobati, parang beraksi

Dendam lama belum terobati, parang beraksi

 

Pelaku lampiaskan dendam lama menggunakan parang

OPSINTB.com - Polisi mengamankan terduga pelaku penganiayaan atau pembacokan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) yang terjadi di Depan Kantor Desa Daha, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Senin (10/01/2022).

Pelaku berinisial JM (18) berhasil ditangkap di rumahnya di Desa Daha, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu beserta barang bukti berupa sebilah parang.

Kapolres Dompu melalui Kapolsek Hu'u, Ipda Agus Tamin saat dikonfimasi, Selasa pagi (11/1/2022) mengatakan, kronologi kejadian berawal ketika korban hendak pulang ke rumahnya dari Desa Rasabou menuju Desa Hu'u berboncengan dengan temannya. 

Namun ketika melintasi Desa Daha tepatnya di depan Kantor Desa Daha, tiba-tiba beberapa pemuda Desa Daha memberhentikan laju sepeda motor korban beserta teman-temannya dimana salah satu pemuda tersebut secara tiba-tiba membacok korban.

"Saat itu terduga pelaku JM langsung membacok korban sebanyak satu kali," ujar Kapolsek Hu'u.

"Dengan kejadian tersebut korban dengan temannya berusaha menyelamatkan diri dan langsung menuju ke Puskesmas Rasabou. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada bagian lengan atas serta mendapatkan perawatan intensif di PKM Rasabou," ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, dari kejadian ini penyidik reskrim dan anggota piket SPKT Polsek Hu'u langsung melakukan penyelidikan, dan mengecek tempat kejadian perkara.

Dari adanya kejadain tersebut disinyalir akan memicu keributan antara Desa Daha dan Desa Hu'u sehingga petugas turun ke TKP untuk meredakan susana dan mencari pelaku.

"Dari hasil penyelidikan, anggota mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku. Dimana JM berhasil diamankan di rumahnya beserta barang bukti berupa sebilah parang," ungkap Agus.

"Adapun motif pelaku melakukan penganiayaan dikarenakan adanya dendam lama antara pelaku dan korban," tutupnya. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama