Peras mantan bos Rp 21 juta, jika tidak video porno akan disebar - OPSINTB.com | News References -->

Friday, June 11, 2021

Peras mantan bos Rp 21 juta, jika tidak video porno akan disebar

Peras mantan bos Rp 21 juta, jika tidak video porno akan disebar

 
Peras mantan bos Rp 21 juta, jika tidak video porno akan disebar

OPSINTB.com - Imbas dari pemecatannya, pria asal Dompu berinisial MA (25) menyimpan dendam kepada mantan bosnya. Dengan berbekal salinan video porno yang dia dapatkan dari laptop mantan bosnya, MA melancarkan aksi pemerasan.

"Pelaku ini memeras mantan bosnya dengan video porno yang pernah dicopy di Laptop milik mantan bosnya," kata Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Kamis (10/6/2021) di Mataram.

Kata Kadek, pelaku menyalin video porno mantan bosnya tersebut saat masih bekerja. Saat itu dia meminjam Laptop bosnya untuk mengedit video.

"Dalam kesempatan itu lah, pelaku ini mengambil Video untuk mengancam korban," pungkasnya 

Video porno itu pun menjadi modus pelaku asal Dompu tersebut membalas dendam dengan memeras korban.

"Pelaku ini meminta korban menyerahkan uang Rp 21 juta. Jika tidak, video porno itu bakal disebarkan," ucap Kadek Adi.

Karena mendapat ancaman demikian, korban pun mengirim uang ke rekening milik MA. Ketika itu, korban hanya mengirimkan ke pelaku senilai Rp1,5 juta.

Pelaku yang terus menagih sisa uang, akhirnya membuat korban melaporkan kasus ini ke Polresta Mataram.

"Kami mengamankan pelaku saat berada di dekat salah satu Mall, pelaku mencoba melawan dan melarikan diri," katanya.

Dari penangkapannya, pelaku diamankan dengan barang bukti penerimaan uang dari korban dan juga Video yang belum sempat disebar.

Akibat perbuatannya, MA yang kini mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Mataram ditetapkan sebagai tersangka yang melanggar Pasal 368 KUHP dan 371 KUHP.

"Jadi kita sangkakan kasus pemerasan dengan ancamannya sembilan tahun penjara," ujar Kadek Adi. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama