BPPD optimis, nasib pariwisata Lombok Timur akan jadi lebih baik - OPSINTB.com | News References -->

Rabu, 30 Juni 2021

BPPD optimis, nasib pariwisata Lombok Timur akan jadi lebih baik

BPPD optimis, nasib pariwisata Lombok Timur akan jadi lebih baik

 
BPPD optimis, nasib pariwisata Lombok Timur akan jadi lebih baik

OPSINTB.com - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur, periode 2021-2025 menggelar rapat perdana setelah dikukuhkan oleh bupati pada hari Senin kemarin (29/6/2021).

Rapat koordinasi dilaksanakan di kantor BPPD, gedung Kantor Bupati Lantai I, Rabu (30/6/2021).

Dalam rapat tersebut, pengurus membahas seputar potensi pariwisata dan teknis-teknis promosi yang akan dilakukan, karena ide maupun gagasan atau pandangan masing-masing dalam meningkatkan citra pariwisata di Lombok Timur penting disinkronkan sebagai pemantik atau penyemangat pengurus dalam merancang konsep promosi yang tepat. Agar agenda rapat kerja nantinya dapat menemukan poin yang relevan.

Ketua BPPD Lombok Timur, Muhammad Nursandi, dalam rapat itu meyakinkan anggotanya bahwa dalam waktu 30 hari ke depan BPPD harus bisa berubah warnanya.

"Jangan kita tunggu seratus hari bila perlu 30 hari kita sudah membuat terobosan baru sehingga warna kita lebih terkonsep untuk mendapat sasaran yang tepat," ujar Ketua BPPD yang akrab disapa Sandi Amaq Rinjani.

Selain itu, masing-masing anggota menjabarkan konsep sesuai keahlian dan aspirasi yang dibawa sebagai bentuk sharing poin sebelum mengadakan rapat kerja dengan pihak terkait dalam waktu dekat ini.

"Dari pandangan pengurus, tidak ada satupun yang tidak kita libatkan, semua harus bisa kita akomodir demi kemajuan pariwisata," kata Sandi yang juga sutradara perfilman ini.

Sehingga, ia bersama anggotanya optimis dalam meningkatkan citra pariwisata di Lombok Timur.

"Kalau dilihat dari sejarah kita, Lombok Timur merupakan daerah yang paling banyak potensinya dibandingkan dengan daerah lain, daerah ini memiliki nilai historis yang luar biasa namun jarang diketahui orang. Contohnya Bandara pertama di Lombok itu ada di Lombok Timur, lokasinya di Rambang, bukan Rembige. Benteng pertahanan Jepang di Tanjung Ringgit namun ternyata Jepang bermarkas di bukit Sembalun, air tawar yang ada di tengah laut ada di wilayah Lombok Kayangan," ungkap Sandi, mantan pengurus BPPD Provinsi NTB ini.

Lebih lanjut, kata dia, banyak potensi yang harus digali sebagai pendukung dalam promosi pariwisata, termasuk semua teknologi informasi yang berkembang akan dimanfaatkan dengan maksimal.

"Selama setahun terakhir ini saya telah mencoba melakukan identifikasi terhadap perkembangan pariwisata di daerah kita, sehingga konsep yang akan kita lakukan ialah teknik bagaimana kita muncul, ibarat dalam sebuah video film, openingnya itu harus mampu menjadi pembuka yang menarik," katanya.

Pada kesempatan itu, ia berharap dalam menjalankan tugas dan amanah yang diberikannya itu harus dengan kekompakan untuk menciptakan sebuah kekuatan yang maksimal demi kemajuan pariwisata di Lombok Timur.

"Dengan sisa anggaran yang ada, meskipun ekspektasi kita tinggi namun kita akan membuktikan arah pariwisata Lombok Timur jauh lebih baik ke depan," ujarnya. (rji/yan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama