Kisah kelam Pantai Kura-Kura, sebagai sarang kriminal - OPSINTB.com | News References -->

Senin, 28 Desember 2020

Kisah kelam Pantai Kura-Kura, sebagai sarang kriminal

Kisah kelam Pantai Kura-Kura, sebagai sarang kriminal

 
Kisah kelam Pantai Kura-Kura, sebagai sarang kriminal

OPSINTB.com - Pantai Kura-Kura kini menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Lombok Timur. Pasir putih dan air jernih menjadi simbol keindahan pantai yang terletak di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru itu. Ditambah pesona sunrise dan sunsetnya yang memesona. 

Tak hanya itu, Pantai Kura-Kura juga menjadi salah satu lokasi surving terbaik di Asia. Maka tak heran, pantai yang mulai dibuka sejak awal tahun 2019 itu selalu sesak oleh pengunjung, baik domestik maupun mancanegara.

Namun siapa sangka, Pantai Kura-Kura memiliki kisah masa lalu yang kelam, yakni sebagai sarang kriminal. 

Mamiq Roman selaku pengelola sekaligus perintis Pantai Kura-Kura menuturkan, sebelum pantai dibuka sebagai lokasi wisata, tepatnya tahun 2018 ke bawah, sering terjadi tindakan kriminal. Seperti perampokan, pembunuhan, dan tempat pesta minuman keras. 

"Dulu di sini (Pantai Kura-Kura, red) tempat orang-orang mabuk. Sering juga terjadi perampokan dan pembunuhan. Bahkan orang-orang yang datang mancing sering diperas, kendaraan mereka dirampas," tutur Roman saat dikonfirmasi opsintb.com di lokasi pantai, Sabtu (26/12/2020).

Tetapi kisah kelam itu kini menjadi sejarah. Kisahnya berakhir sejak Pantai Kura-Kura dibuka sebagai lokasi wisata. Seluruh pelaku kriminal yang dulu sering beraksi mulai diberdayakan dan dibina oleh Roman. Termasuk pemuda-pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Ekas Buana.

"Pelaku-pelaku kriminal yang dulu itu kini kami berdayakan. Ada yang jadi tukang parkir dan petugas keamanan," jelasnya.

Semenjak mereka diberdayakan, Pantai Kura-Kura kini menjadi lokasi wisata yang dijamin keamanannya. Dan kisah kelam masa lalu tersebut tidak pernah terulang. "Saya jamin 100 persen tidak akan ada lagi tindakan kriminal. Ini juga berkat kerjasama pemuda dan pemerintah desa," tegasnya.

Untuk itu, Roman menyerukan kepada wisatawan agar tidak ragu lagi berkunjung ke Pantai Kura-Kura, bahkan untuk wisatawan yang ingin camping atau bermalam di pantai. "Sekarang saya jamin semua sudah steril," pungkasnya. (yan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama