Toko Pakaian Diserbu Pembeli, Netizen : Nanti Malam Kita Solat Tarawih di Masjid - OPSINTB.com | News References -->

Minggu, 17 Mei 2020

Toko Pakaian Diserbu Pembeli, Netizen : Nanti Malam Kita Solat Tarawih di Masjid

Toko Pakaian Diserbu Pembeli, Netizen : Nanti Malam Kita Solat Tarawih di Masjid

Apollo Pancor Lombok Timur

OPSINTB.com - Lebaran atau Idul Fitri semakin dekat. Seiring itu, pusat perbelanjaan atau toko pakaian mulai diserbu pengunjung.

Dari pantauan opsintb.com, Sabtu 16/5/2020, sejumlah toko pakaian di pusat perbelanjaan Pancor, Lombok Timur dipadati pengujung. Sebut saja Toko Sinar Bahagia, Appolo Pancor dan sejumlah toko pakaian lainnya.

Aktivitas perbelanjaan tersebut banyak mendapat kecaman dari masyarakat, terutama netizen. Pasalnya, di tengah pandemi covid-19 Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy telah menutup Masjid sementara, untuk prosesi solat berjamaah, seperti solat lima waktu, solat jumat dan tarawih. Alasannya tak lain, yakni memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Namun netizen menilai hal itu sangat bertentangan, rumah ibadah ditutup namun pusat perbelanjaan/toko pakaian diizinkan buka. Aktivitas tersebut dinilai sangat rentan terhadap penyebaran covid-19. Dan bisa saja menambah kasus positif covid-19 di Lombok Timur khususnya, meski protokol kesehatan covid-19 tetap diberlakukan di setiap toko yang dimaksud.

"Rupanya corona hanya takut dengan pusat perbelanjaan kali," sindir pemilik akun Facebook, Idham Khalid pada sebuah postingan foto kerumunan pembeli di Appolo Pancor.

Akun Facebook, Ahmad Sunni juga menyayangkan hal tersebut. Bahkan ia menulis komentar cukup keras. "Tidak ada tawar menawar. Nanti malam kita solat tarawih di masjid. Toko baju bebas dibuka. Kalo ada larangan, suruh tutup toko baru tutup masjid," tulisnya.

Sindiran keras oleh netizen lainnya juga masih banyak pada setiap unggahan foto kerumunan di toko pakaian tersebut di atas. Terutama di facebook.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur, HM Juaini Taofik mengatakan, sulit menjelaskan sikon ini, karena daerah tanpa PSBB tidak bisa menerapkan sanksi terhadap pelanggarnya.

"Masih bersyukur melihat mereka memakai masker, tapi tetap beresiko dengan jarak yg sangat dekat ini," kata Juaini menanggapi foto kerumunan pengunjung di toko pakian Appolo.

Untuk itu, dia berharapa agar masyarakat yang sudah sadar terhadap bahaya covid-19 tidak terpancing oleh suasana seperti di pusat perbelanjaan tersebut.

"Untuk Lombok Timur, jika kajian Dinas Kesehatan Positif, dimana virus sudah dapat terkendali maka protokol di tempat ibadah juga akan disesuaikan," pungkasnya. (yan)

Foto : Istimewa, Facebook (Tamara)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama