Pemerintah Sibuk Validasi Data JPS, Sekda Lotim : Lebih Berat Daripada Rindunya Dilan - OPSINTB.com | News References -->

Monday, April 27, 2020

Pemerintah Sibuk Validasi Data JPS, Sekda Lotim : Lebih Berat Daripada Rindunya Dilan

Pemerintah Sibuk Validasi Data JPS, Sekda Lotim : Lebih Berat Daripada Rindunya Dilan

Data penerima jps lombok timur lotim

OPSINTB.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, HM Juaini Taofik telah ditunjuk bupati sebagai Koordinator Pelaksana Jaring Pengaman Sosial (JPS) Lombok Timur.

Sebagai Koordinator JPS, Juaini menghimbau agar kepala desa dan pemerintah daerah (pemda) saling bahu membahu dalam melakukan sosialisasi, pendataan penerima JPS hingga penyalurannya. Mengingat, regulasi menghendaki bahwa seluruh penerima JPS tidak boleh double dan harus dibuktikan dengan nomor KK.

"Jika kita bahu membahu menjelaskannya kepada publik atau masyarakat, insyaAlloh akan bisa berujung baik dan sebaliknya," kata Juaini, Senin 27/4/2020.

Untuk itu, hingga berita ini dimuat, pemda masih sibuk dan terus melakukan validasi data penerima JPS. Meski dalam prosesnya di lapangan, cukup banyak kendala yang ditemui, terutama sinkonisasi database pemda dari Dukcapil dan pemerintah desa. Juga adanya data atau KK tambahan yang terus mengalir masuk. "Pendataan JPS ini lebih berat daripada rindunya Dilan," ujarnya.

Meski demikian, proses validasi terus dilakukan demi memastikan semua masyarakat tersentuh program JPS. Keculai masyarakat kelas atas, seperti TNI, Polri, ASN dan Anggota DPR.

"Hingga tadi sore sudah ada 150-an desa yang sudah selesai by name by adress-nya untuk paket Sembako Kabupaten," tambahnya.

Untuk itu ia menjamin, bahwa semua masyarakat akan kebagian program JPS kecuali kelompok kelas atas. Ada pun masyarakat atau KK yang belum terdata, maka akan dilakukan verifikasi faktual. Selanjutnya Dukcapil akan memastikan kelayakan KK, jika dapat no KK baru sebagai data tambahan. "Akuntabilitas dan akomodatif harus seiring sejalan, konsep penganggaran keuangan negara," tegasnya.

Terkait data tambahan, lanjutnya, hari ini Kadis Dukcapil melaporkan bahwa ada sekitar 20 ribuan KK yang sudah jadi. Tetapi belum dibagi kepada pemiliknya atau warga. Dan, tentu KK tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam pemberian JPS.

Namun, jika dalam tahap pertama ini pemda belum dapat mengakomodir seluruh usulan dari masing-masing desa, karena adanya KK baru (Januari hingga April) maupun belum terdaftar maka Dukcapil akan segera menerbitkan nomor KK berdasarkan verifikasi faktual.

"Cukup nomor KK-nya dulu (tidak mesti kartunya), siapa tahu ada keterbatasan blangko. Terhadap KK tersebut dipastikan mendapatkan double di bulan Mei," tegasnya.

Dan, terkait pengadaan sembako JPS, Juaini memberi maklum. Mengingat pengadaan sembako tidak bisa cepat, ada kemungkinan paket bulan April pun terpaksa didistribusi pada bulan Mei, sehingga jaraknya tidak terlalu lama.

"Kami siap mensosialisasikannya kembali kepada masyarakat melalui media dan dalam bentuk surat, sebagai dasar kita semua menjalankan JPS ini, setelah semua paket ini terang benderang by name by adress," pungkas Juaini. (yan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama