Siap-siap, Rumah Warga Sembalun Akan "Disulap" Menjadi Homestay - OPSINTB.com | News References -->

Thursday, February 13, 2020

Siap-siap, Rumah Warga Sembalun Akan "Disulap" Menjadi Homestay

Siap-siap, Rumah Warga Sembalun Akan "Disulap" Menjadi Homestay

Rumah Warga Sembalun Akan Disulap Menjadi Homestay

OPSINTB.com - Sembalun ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Untuk itu, sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kawasan wisata Sembalun akan disulap menjadi penginapan (homestay) bagi wisatawan. Artinya, warga bisa menyewakan rumah mereka kepada wisatawan yang berkunjung di kawasan wisata tersebut.

"Kita sudah usulkan Desember 2019 kemarin, sekitar 150 rumah. Tapi kita belum tau berapa yang disetujui," kata Dr Rahman, Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Lombok Timur, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 13/02/2020.

Untuk tahun ini, tegasnya, Sembalun menjadi wilayah percontohan. Selain itu, Sembalun juga menjadi wilayah pertama di Lombok Timur yang disasar oleh program yang didanai oleh Kementerian PUPR RI tersebut. Selanjutnya, jika sudah berjalan maka program akan dikembangkan di semua kawasan wisata di Lombok Timur.

Sementara itu, Kabid Perumahan pada Dinas Perkim Lombok Timur, Masturi menjelaskan teknis program yang akan mulai dekerjakan tahun ini.

Nanatinya, setiap rumah yang disetujui akan direnovasi atau dibangun baru. Tergantung kondisi rumah itu sendiri. Oleh sebab itu, anggaran yang akan digelontorkan untuk setiap rumah pun variatif, berkisar antara Rp 60-100 juta.

"Kita lihat kondisi rumahnya. Kalau tidak layak, kita bongkar, kita rehab. Atau ada yang punya tanah, bikin yang baru, gitu," tutur Masturi.

Lanjutnya, program tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang berada di kawasan pariwisata.

"Salah satunya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat itu sendiri. Retribusinya juga masuk ke Pemda," pungkas Masturi.

Namun, manfaat yang paling nyata didapatkan masyarakat dan Pemda Lombok Timur dari program tersebut adalah, berupa penurunan jumlah RTLH yang ada di Lombok Timur. Sebab, program tersebut akan menyasar masyarakat miskin, sehingga masyarakat dapat memiliki hunian yang lebih layak. (yan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama