Dompu

02/05/26

Bank NTB Syariah tegaskan komitmen GCG dan kepatuhan hukum terkait isu di KC Dompu

 
Bank NTB Syariah tegaskan komitmen GCG dan kepatuhan hukum terkait isu di KC Dompu

OPSINTB.com - Menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat terkait adanya laporan nasabah terhadap layanan pembiayaan di Kantor Cabang (KC) Dompu, Bank NTB Syariah menyampaikan bahwa penanganan atas permasalahan tersebut telah dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan mekanisme internal bank serta ketentuan yang berlaku.


Branch Manager Bank NTB Syariah KC Dompu, Wawan Supryadi menyampaikan, komunikasi dengan nasabah telah berlangsung sejak adanya penyampaian somasi yang dilakukan oleh nasabah dalam beberapa tahap.


“Kami telah menerima dan menindaklanjuti somasi yang disampaikan oleh nasabah secara bertahap, serta melakukan koordinasi internal dengan unit kerja terkait guna memastikan penanganan yang sesuai dengan ketentuan dan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.


Nasabah telah menyampaikan somasi kepada Bank NTB Syariah KC Dompu, yang pada pokoknya memuat keberatan terkait aspek transparansi informasi pembiayaan, mekanisme perhitungan pembiayaan, serta kesesuaian akad.


Menindaklanjuti hal tersebut, Bank NTB Syariah KC Dompu telah melakukan langkah-langkah antara lain berkoordinasi untuk memastikan pemenuhan hak nasabah termasuk penyampaian dokumen akad pembiayaan, serta koordinasi dengan unit Legal untuk advice atas informasi tersebut dan mitigasi risiko atas informasi yang berkembang.


Lebih lanjut, Bank NTB Syariah juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sebagai bagian dari upaya penyelesaian yang komprehensif dan konstruktif.


Dalam kesempatan tersebut, Wawan menegaskan bahwa seluruh layanan pembiayaan di Bank NTB Syariah dilaksanakan berdasarkan prinsip syariah, ketentuan internal bank, serta berada dalam pengawasan regulator.


“Sebagai bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), kami senantiasa mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan nasabah dalam setiap layanan. Kami juga berkomitmen menjalankan operasional secara taat hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.


Sehubungan dengan adanya proses hukum yang sedang berjalan, Bank NTB Syariah menyatakan siap untuk bersikap kooperatif dan menghormati seluruh tahapan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, serta akan memberikan keterangan yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.


Bank NTB Syariah juga tetap membuka ruang komunikasi yang konstruktif kepada nasabah guna mendorong penyelesaian yang baik melalui mekanisme yang tersedia.


Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, serta tidak mudah terprovokasi dan tidak berspekulasi sebelum adanya kejelasan melalui proses yang sedang berjalan.


Bank NTB Syariah akan terus berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan layanan perbankan syariah yang aman, profesional, dan berintegritas. (red)

01/03/26

Safari Ramadan di Dompu, Wagub NTB tinjau program Desa Berdaya dan KDMP Woja

 
Safari Ramadan di Dompu, Wagub NTB tinjau program Desa Berdaya dan KDMP Woja

OPSINTB.com - Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri melaksanakan Safari Ramadan di Kabupaten Dompu dengan meninjau pelaksanaan Program Desa Berdaya serta progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Woja, Minggu (1/3/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Bupati Dompu, Bambang Firdaus.


Kunjungan diawali di Desa Saneo, Kecamatan Woja, yang menjadi lokasi pelaksanaan Program Desa Berdaya. Dalam kesempatan itu, Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda meninjau langsung sejumlah rumah tidak layak huni milik warga sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat.


Ummi Dinda menegaskan bahwa Program Desa Berdaya merupakan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat desa.


“Program Desa Berdaya bukan sekedar bantuan, tetapi upaya mendorong kemandirian, memperkuat ekonomi warga, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.


Ummi Dinda juga menegaskan, Safari Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Baznas NTB menyerahkan bantuan sembako dan santunan kepada warga lanjut usia serta penyandang disabilitas. Wakil Gubernur juga memberikan dukungan untuk renovasi mushalla setempat guna menunjang kenyamanan ibadah selama Ramadan.


Selain aspek sosial, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon di lapangan Desa Saneo sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.


Usai dari Desa Saneo, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Kandai Dua untuk meninjau pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tengah dalam tahap penyelesaian. Koperasi tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa serta memperkuat kemandirian masyarakat.


Pemerintah Provinsi NTB menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pembangunan desa, khususnya dalam upaya percepatan peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Dompu. (red)

20/08/25

Eks napiter dan tokoh Dompu deklarasikan cinta NKRI 2025

 
Eks napiter dan tokoh Dompu deklarasikan cinta NKRI 2025

OPSINTB.com - Momentum penting dalam upaya merawat kebangsaan terwujud di Kabupaten Dompu. Pada Sabtu (16/8/2025), bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, puluhan mantan narapidana terorisme (napiter) bersama tokoh agama dan masyarakat mendeklarasikan Cinta NKRI 2025.


Kegiatan yang dihadiri sekitar 50 peserta ini berlangsung secara sukarela dengan semangat persatuan. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Dompu Gatot Gunawan mewakili Bupati Dompu, Kepala Kemenag Dompu H Burhanuddin, Kaban Kesbangpoldagri Dompu Ardiasyah, Kasdim Dompu Kapten Usman mewakili Dandim 1614, Kasat Binmas Polres Dompu AKP H Makhrus mewakili Kapolres, Ketua MUI Dompu Abubakar, serta perwakilan Forum Umat Islam (FUI) Dompu.


Dalam sambutannya, Ustadz Muslamin, selaku penggagas acara, menegaskan bahwa deklarasi ini bertujuan mengikis kecemburuan dan kecurigaan antara mantan napiter dengan negara. “Kami ingin selaras dengan NKRI, Pancasila, dan UUD 1945. Acara ini wujud komitmen kami untuk tidak lagi terjebak dalam paham radikalisme dan terorisme,” ujarnya.


Sekda Dompu Gatot Gunawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan deklarasi bukan sekadar formalitas, tetapi harus diwujudkan dengan aksi nyata dalam kehidupan bermasyarakat. “Pemerintah Daerah Dompu mendukung penuh langkah ini sebagai bagian dari upaya menjadikan Dompu religius dan bersatu untuk NKRI,” tegasnya.


Senada dengan itu, Kasat Binmas Polres Dompu AKP H Makhrus menyampaikan pesan Kapolres Dompu bahwa cinta kepada NKRI adalah bagian dari iman. Ia berharap deklarasi ini mampu mengikis stigma negatif di masyarakat. “Cinta NKRI harus dibuktikan dengan tindakan nyata, menjadikan Pancasila sebagai ideologi tunggal, dan menjaga Dompu tetap aman serta sejahtera,” katanya.


Puncak acara ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan naskah Deklarasi Cinta NKRI 2025 oleh para eks napiter, tokoh agama, pejabat pemerintah, serta unsur aparat keamanan. Isi deklarasi menegaskan komitmen setia kepada NKRI dan Pancasila, menolak ideologi radikal dan terorisme, serta menjadi agen perdamaian dan toleransi dalam kehidupan berbangsa.


Deklarasi Cinta NKRI 2025 di Dompu diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat semangat kebangsaan, mempererat harmoni sosial, serta meneguhkan komitmen bersama melawan paham radikal demi terwujudnya Dompu yang damai, religius, dan berkeadaban. (red)

20/07/25

Tarian Ou Balumba pecahkan rekor dunia, Dompu semakin bersinar

 
Festival lakey 2025
Foto: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama masyarakat Dompu nari Ou Balumba.

OPSINTB.com - Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal bersama istri Sinta M Iqbal, turut ambil bagian dalam tarian kolosal Ou Balumba yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Festival Lakey 2025. Kegiatan ini berlangsung meriah di Pantai Lakey, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Dompu, pada Sabtu (19/7/2025), dan berhasil mencatatkan prestasi membanggakan berupa rekor dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).


Tarian Ou Balumba yang ditampilkan tahun ini melibatkan sebanyak 21.220 penari dari seluruh penjuru Kabupaten Dompu. Jumlah tersebut menjadikannya sebagai penampilan tarian dengan jumlah peserta terbanyak, dan secara resmi tercatat dalam Rekor MURI.


Penghargaan dan medali MURI diserahkan langsung kepada pemrakarsa dan pelaksana kegiatan, yakni Bupati Bambang Firdaus dan Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, sebagai bentuk apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan budaya yang masif dan sarat makna.


Tari Ou Balumba atau Tari Memanggil Gelombang merupakan warisan budaya masyarakat pesisir Dompu yang menggambarkan kesempurnaan hidup yang diberkahi oleh datangnya gelombang laut. Gelombang itu diyakini membawa cahaya kehidupan dan rezeki, serta menjadi simbol keharmonisan antara manusia dan alam. Awalnya merupakan bagian dari ritual tradisional, tarian ini kini telah berkembang menjadi bentuk pertunjukan seni yang inklusif dan sarat nilai spiritual.


Kemeriahan Festival Lakey 2025 pun berlanjut hingga malam puncak yang digelar di kawasan pantai yang sama. Dalam sambutannya, Gubernur NTB mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini. Ia menilai penyelenggaraan Festival Lakey tahun ini sudah baik, namun harus menjadi pemacu semangat untuk membuatnya lebih baik di masa depan.


“Tadi saya sudah diskusi dengan Bapak Bupati Dompu, intinya penyelenggaraan Festival Lakey tahun ini sudah baik, tapi tahun depan kita akan buat lebih baik,” ujarnya.


Gubernur juga menyampaikan bahwa kehadirannya kali ini menjadi kunjungan ketiganya ke Pantai Lakey. Namun, ini adalah kehadiran perdananya dalam Festival Lakey sebagai gubernur NTB.


“Dulu waktu kampanye saya datang dua kali di Pantai Lakey ini, sedangkan yang sekarang merupakan yang pertama setelah saya menjadi gubernur,” tuturnya.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Dompu menyelenggarakan festival yang tidak hanya membanggakan masyarakat lokal, tetapi juga berhasil meraih pengakuan di tingkat nasional.


“Selamat kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas penyelenggaraan Festival Lakey, selamat juga atas penghargaan rekor MURI dari Festival Lakey 2025 ini,” tutupnya.


Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Dompu untuk terus menjaga semangat kolaborasi, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya serta daerahnya.


“Mari kita terus bersama-sama, bahu membahu membangun Kabupaten Dompu yang lebih maju dan menjadikan NTB semakin makmur dan mendunia,” ajaknya.


Turut hadir dalam acara tersebut Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pariwisata, Zita Anjani, sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Dompu. (red)

22/03/25

Dukung hilirisasi komoditas, Sasambo Institute latih wirausaha lokal di Dompu

 
Dukung hilirisasi komoditas, Sasambo Institute latih wirausaha lokal di Dompu

Foto: Kegiatan pelatihan wirausaha yang digelar Sasambo Institute di Kabupaten Dompu.


OPSINTB.com - Sasambo Institute menggelar pelatihan wirausaha untuk masyarakat di Kabupaten Dompu. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Rinjani, Kelurahan Bada, Kabupaten Dompu pada Selasa (18/3/2025).


Koordinator Sasambo Institute, Muslimin sebagai narasumber menyampaikan tentang tantangan terbesar dalam berwirausaha. Menurut dia tantangan bukan hanya soal modal, namun keberaniaan untuk memulai.


Disampaikan Muslimin, banyak ditemukan calon wirausaha yang ragu untuk memulai dengan dalih takut gagal. Tapi jika disadari kegagalan adalah bagian dari menuju kesuksesan.


“Kami yakini melalui pelatihan ini masyarakat dapat membangun usaha yang inovatif, produktif dan berkembang ke depannya,” yakin dia di hadapan peserta pelatihan.


Narasumber lainnya, Julhaidin menambahkan bahwa program yang sedang dibahas sekarang sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah Presiden RI Prabowo Subianto. Sering kali presiden menyampaikan hilirisasi enam komoditas strategis nasional di antaranya, sawit, cengkeh, kelapa, kakao, lada dan kopi. Program itu bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dari pusat sampai ke daerah.


Julhaidin memberikan contoh usaha yang dapat dikembangkan di wilayah Bima dan Dompu. Seperti perkebunan kopi dan durian yang sudah mulai tumbuh di Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima.


“Yang penting juga potensi pengembangan ekonomi kreatif  berbasis lingkungan, pertanian padi untuk kebutuhan beras merah, serta budidaya tanaman hidroponik,” katanya tegas. (red)

17/03/25

Wabup Dompu rakor bahas kehutanan hingga implementasi pembangunan 3 juta rumah

 
Wabup dompu Syirajuddin

OPSINTB.com - Pemerintah pusat menyelenggarakan zoometing rapat koordinasi (rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Rakor diikuti Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin bersama Pimpinan OPD Lingkup Pemda Dompu, Senin (17/03/25), di Ruang Rapat Wakil Bupati Dompu. 


Dalam rakor tersebut juga dilaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman Tentang Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Kehutanan, Transmigrasi dan Informasi Geospasia, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan Implementasi Pembangunan 3 Juta Rumah. 


Penandatangan Nota Kesepahaman dilaksanakan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, Menteri Kehutanan di Wakili. Plt Sekjen Kemenhut, Menteri Transmigrasi, Menteri Kesehatan, dan Kepala Badan Informasi Geospasia yang juga bertindak sebagai panelis dalam kegiatan yang berlangsung. 


Para pejabat Lingkup Pemda Dompu yang turut hadir mengikuti Zoometing dimaksud selain Wakil Bupati Dompu, Plt Inspektorat, pejabat yang mewakili Kepala Bappeda dan Libang, Kadis Kesehatan, pejabat yang mewakili Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas DPMPD, dan Kepala Nakestrans. (red)

21/01/25

Kunjungi tambang STM, Miq Iqbal sebut pentingnya keberlanjutan dan kontribusi sosial

 
Pt stm dompu

OPSINTB.com - H Lalu Muhammad Iqbal, sebelum dilantik nampaknya memang mempersiapkan betul target untuk kesejahteraan masyarakat NTB lima tahun ke depan. Buktinya, dirinya mengunjungi sejumlah lokasi yang merupakan urat bagi perekonomian di tanah Gumi Gora.


Mantan Dubes Indonesia untuk Turki ini, belakangan tertangkap kamera melakukan perjalanan di daerah paling timur NTB itu. 


Mulai dari memberikan bantuan untuk korban banjir, melihat langsung kondisi jembatan, bendungan hingga pelabuhan.


Kali ini dirinya terlihat di lokasi tambang tembaga dan emas yang dikelola oleh PT Vale Sumbawa Timur Mining (STM), di Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Senin (20/1/2025). 


Kunjungan itu, menjadi bagian dari komitmen Iqbal untuk memastikan pengelolaan tambang berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat NTB.


Pria yang karib disapa Miq Iqbal ini tiba di lokasi tambang dengan pengawalan ketat dan langsung melakukan peninjauan fasilitas di lokasi itu. Dirinya juga mendapat kesempatan untuk fly over menggunakan helikopter guna melihat secara langsung luasnya area tambang yang mencapai 5.000 hektare. 


Area ini rencananya akan menjadi pusat eksplorasi dan eksploitasi tambang tembaga dan emas oleh STM.


Dalam kunjungannya Gubernur NTB terpilih, H Lalu Muhamad Iqbal, berdiskusi langsung dengan pimpinan STM untuk mendengarkan proyeksi jangka pendek, menengah, hingga panjang yang direncanakan perusahaan. 


Potensi tambang STM yang kaya akan deposit tembaga dan emas menjadi perhatian utama. Dia menegaskan pentingnya aspek keberlanjutan dan kontribusi sosial perusahaan.


“Saya melihat langsung betapa besar potensi tambang ini. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana potensi ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Miq Iqbal


Dalam dialog tersebut dirinya menyampaikan tiag pesan utama terkait pengelolaan tambang. Pertama, STM memberikan perhatian penuh kepada masyarakat di lingkar tambang. 


Ia menegaskan bahwa masyarakat yang berada di sekitar lokasi harus menjadi prioritas dalam hal kesejahteraan, baik melalui pembukaan lapangan pekerjaan, program pemberdayaan, maupun bantuan infrastruktur.


Kedu dirinya meminta agar manfaat tambang ini juga dirasakan oleh masyarakat di luar lingkar tambang.


Menurutnya, tanggung jawab sosial perusahaan tidak boleh hanya terbatas pada radius tertentu, tetapi harus meluas sehingga memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat NTB.


“Tambang ini berada di tanah NTB, maka manfaatnya harus dirasakan oleh seluruh masyarakat NTB. STM perlu memikirkan program yang lebih luas, agar dampaknya benar-benar terasa,” tegas Iqbal.


Trakhir, dia menekankan pentingnya menjaga lingkungan di sekitar tambang. Iqbal meminta STM untuk memastikan kelestarian hutan, pantai, dan ekosistem lainnya tetap terjaga. 


Menurutnya, keberadaan tambang tidak boleh merusak alam yang menjadi warisan bagi generasi mendatang.


“Kita harus pastikan bahwa keberlanjutan lingkungan tetap menjadi prioritas utama. Jangan sampai eksploitasi tambang ini malah mengorbankan ekosistem yang sudah ada,” imbuhnya.


Tambang STM sendiri dikenal memiliki cadangan tembaga dan emas yang menjanjikan untuk jangka panjang. 


Namun demikian pengelolaannya membutuhkan strategi yang matang agar tidak hanya fokus pada keuntungan perusahaan, tetapi juga berdampak pada pembangunan daerah.


Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi Gubernur NTB terpilih untuk memastikan tambang STM memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat NTB, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.


 “Tambang ini adalah aset besar untuk NTB. Saya percaya STM mampu menjalankan tanggung jawab ini dengan baik,” pungkasnya. (zaa)

Miq Iqbal tinjau Bendungan Tanjun, bukti komitmen selesaikan persoalan irigasi di Dompu

 
Miq Iqbal tinjau Bendungan Tanjun, bukti komitmen selesaikan persoalan irigasi di Dompu

OPSINTB.com - Usai meninjau Pelabuhan Soro Adu di Kecamatan Pajo, Gubernur NTB terpilih, H Lalu Muhamad Iqbal (LMI), tinjau Bendungan Tanjun di Desa Tanjun, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.


Kedatangannya untuk memantau langsung kondisi terkini serta mendengarkan keluhan masyarakat terkait masalah irigasi yang menghambat sektor pertanian di wilayah tersebut. Senin (20/01/2025).


Bendungan Tanjun, yang dibangun pada 2013 tahun lalu dengan kapasitas 13 juta meter kubik, dirancang untuk mendukung kebutuhan air irigasi bagi pertanian. 


Namun, hingga kini, bendungan yang seharusnya menjadi solusi utama belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Salah satu penyebabnya adalah saluran irigasi yang belum rampung, yang menghambat distribusi air ke area pertanian.


Warga Desa Tanjun, Nanang Suardi mengatakan, ketidakpuasannya terhadap saluran irigasi yang belum selesai. Sebenarnya, bendungan tersebut memiliki potensi besar untuk mengatasi permasalahan air di sektor pertanian.


"Ketidakselesaian infrastruktur irigasi ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah mereka,"Ucapnya


Dikatakannya, bendungan itu seharusnya bisa memberikan manfaat besar, tetapi sampai saat ini masih kesulitan airnya karena saluran irigasinya belum selesai.


Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur NTB terpilih, H Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, kunjungannya kali ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi di lapangan dan merumuskan solusi yang tepat. Ia mengaku, penyelesaian masalah tersebut tidak akan instan, tetapi pihaknya berkomitmen untuk mencari jalan keluar yang tepat. 


"Kami datang untuk mendengar langsung dan mempelajari masalah yang ada. Kami berkomitmen untuk mencari solusi dengan melibatkan semua pihak terkait," ujarnya.


Meskipun belum dilantik, Miq Iqbal bersama yang ditemani, Hj Indah Damayanti Putri, selaku wakil Gubernur NTB terpilih, telah berkomitmen untuk terjun langsung ke lapangan guna memahami lebih dalam berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, termasuk masalah irigasi yang sangat krusial bagi sektor pertanian di Dompu.


Dr. Iqbal menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah yang ada. 


Ia menegaskan pentingnya pendekatan yang lebih analitis dalam menyusun langkah-langkah yang efektif. 


"Kami ingin mempelajari kondisi di lapangan sebelum merumuskan kebijakan atau langkah-langkah selanjutnya. Penyelesaian masalah ini memerlukan kerjasama dari berbagai pihak," tegasnya.


Sebagai informasi, Bendungan Tanjun diharapkan dapat berperan penting dalam meningkatkan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian di Dompu, yang selama ini bergantung pada pengairan yang terbatas. Dengan adanya perhatian langsung dari Gubernur NTB terpilih, diharapkan masalah irigasi yang ada dapat segera diselesaikan demi kesejahteraan masyarakat. (zaa)

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama