Terkendala lahan, KNMP Kuta batal dibangun - OPSINTB.com | News References

21/10/26

Terkendala lahan, KNMP Kuta batal dibangun

Terkendala lahan, KNMP Kuta batal dibangun

 
Terkendala lahan, KNMP Kuta batal dibangun

OPSINTB.com - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Nurjahman memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kuta, Kecamatan Pujut batal karena terkendala jarak dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.


''Jadi kita dengan jarak radius tertentu tidak boleh ada proyek baru (KNMP),'' tutur Nurjahman pada opsintb, Rabu (21/10/2026).


Sebelumnya, Dislutkan Loteng mengusulkan tiga lokasi sebagai tempat pembangunan KNMP. Ketiganya yakni; Desa Kidang di Kecamatan Praya Timur, Desa Kuta dan Desa Persiapan Awang di Kecamatan Pujut.


''Kita terkendala lokasi, yang dua ini (Kidang dan Kuta),'' ujarnya.


Sejauh proyek unggulan Presiden Prabowo ini berjalan, Loteng masih memiliki satu KNMP, yakni KNMP Bilelando di Kecamatan Praya Timur.


Selama tiga bulan lebih beroperasi, pendapatan KNMP Bilelando telah mencapai Rp 133 juta lebih. Capaian ini merupakan indikator awal pengembangan ekosistem ekonomi pesisir yang tengah digembar-gemborkan pemerintah melalui program KNMP.


''Pendapatannya melalui berbagai unit usaha, seperti penyimpanan berpendingin, pabrik es batu, mobil berpendingin, bengkel nelayan, hingga kios pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan,'' terang Nurjahman.


Disebutkan KNMP tidak hanya menyediakan infrastruktur, tetapi membangun ekonomi nelayan dengan penanganan, penyimpanan, pengangkutan, hingga pemasaran hasil tangkapan.


Selain KNMP Bilelando, Nurjahman menyebut, KNMP Desa Persiapan Awang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Lokasinya yang berada di wilayah strategis menjadikan KNMP Awang bakal menjadi salah satu KNMP terbaik di wilayah ini.


''Lokasinya di sebelah kantor desa. Awang kita kenal kan memang lokasi pelelangan ikan. Nanti nelayan-nelayan bisa memasarkan melalui KNMP,'' ujarnya.


KNMP Awang sendiri ditargetkan rampung Desember tahun ini. Pemerintah pusat telah menganggarkan Rp 2,5 miliar untuk pembangunannya.


''Insyaallah Desember rampung. Kita sebagai penerima manfaat siap mendukung dengan fasilitas tempat kepada pemerintah pusat,'' pungkasnya. (wan)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama