Petik hasil dari Program Ketahanan Pangan - OPSINTB.com | News References

16/09/26

Petik hasil dari Program Ketahanan Pangan

Petik hasil dari Program Ketahanan Pangan

 

Petik hasil dari Program Ketahanan Pangan

OPSINTB.com - Setelah ditetapkan sebagai penyangga bawang putih nasional, petani Sembalun bisa merasakan langsung manfaat Program Ketahanan Pangan.


Jika beberapa tahun lalu petani setempat mengeluh prihal tanaman berna latin Allium Sativum itu, kini mereka bisa tersenyum semberingah. 


Ditemui opsintb.com salah seorang petani bawang putih asal Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Hidmatul Arif, mengaku bersyukur atas program tersebut. Agenda itu disebutnya sangat memiliki dampak bagi petani setempat. 


"Sangat bermanfaat terutama hasil pertanian warga kita yang disana, sampai bisa bayar hutang," kata Hidmatul Arif, Rabu (16/9/2026).


Dengan Program Ketahanan Pangan, sebutnya, petani hanya modal tenaga. Bibit, obat-obatan hingga pasarnya sudah disediakan oleh pemerintah. Dari sisi harga, sudah sangat baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dimana petani sempat pesimis lantaran bongkol bibit bawang yang sangat kecil dan realisasi di penghujung musim penghujan. 



"Tapi seperti keajaiban, air berhambur dan irigasinya lancar, baru seminggu kemarin selesai mengairi sawah warga," kata Arif. 


Pesimis itu hilang setelah ditanam dan dirawat, hasilnya tidak mengecewakan. Buktinya luas lahan yang hanya kurang lebih 8 are, bisa menghasilkan 1 ton bawang putih. 


Dia memaparkan, untuk harga telah dipatok. Jenis lembu putih di harga Rp 10 ribu per kilo, sedangakn sangga putih Rp 12 ribu per kilo. Harga itu seharusnya yang sudah dikonde. Tapi, petani menerima masih di posisi di swah. 


"Jadi mereka yang cabut, mereka yang konde. Artinya petani terima bersih. Kalau saya sih program ini bagus untuk petani bawang putih di Sembalun," ujarnya. (kin)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama