OPSINTB.com - Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin menerima kunjungan Wali kota Jambi, H Maulana beserta rombongan. Kedatangan mereka dalam rangka audiensi sekaligus studi tiru terkait inovasi dan pengembangan pariwisata unggulan di Gumi Patuh Karya.
Bupati pada kesempatan itu didampingi oleh Sekretaris Daerah, Asisten II, sejumlah pimpinan OPD serta Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Timur.
Sementara itu, Wali Kota Jambi hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Jambi.
Dalam kata-kata penerimaannya, Bupati H Harul Warisin, mengaku kedatangan mereka merupakan suatu kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat Lombok Timur.
"Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda kerja antardaerah, melainkan momentum berharga untuk mempererat silaturahmi," kata H Iron.
Di lain sisi, imbuh orang nomor satu di Lotim ini, kedatangan mereka juga sebagai langkah membangun jejaring, dan saling belajar menghadirkan tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang semakin baik.
Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Lombok Timur kata bupati, belum dapat menandingi pencapaian Kota Jambi yang memiliki potensi wilayah perkotaan yang jauh lebih besar. Karena itu Bupati menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Lombok Timur sebagai lokasi kunjungan kerja.
Terkait pariwisata, politisi partai Gerindra ini menegaskan, dibutuhkan kepemimpinan yang berani dan bersikap tegas dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan.
Tanpa hal itu sebutnya tak akan ada langkah nyata, momentum pengembangan pariwisata berisiko terlewatkan.
Langkah tegas dan penataan berkelanjutan itu disebutnya mulai membuahkan hasil nyata pada peningkatan PAD sektor pariwisata baik di penginapan serta makanan dan minuman. Hal itu dapat dilihat pendapatan dari sektor ini.
Jika pada tahun 2021 pendapatan dari sektor ini hanya mencatatkan angka Rp5,185 miliar, maka pada tahun 2024 melonjak signifikan hingga mencapai Rp13 miliar. Adapun pada tahun berjalan saat ini, realisasi pendapatan telah menembus angka Rp10 miliar dan optimistis akan terus meningkat hingga akhir tahun.
Bupati menilai, dalam konteks modernisasi tata kelola pemerintahan, termasuk pariwisata, tidak semua hal dapat serta-merta didigitalisasi. Menurutnya interaksi langsung dan sentuhan pelayanan fisik tetap memegang peranan kunci.
"Oleh karenanya, konsolidasi dan pengumpulan seluruh pelaku usaha pariwisata terus dilakukan untuk menyamakan persepsi," teranya.
Sementara itu Wali Kota Jambi H Maulana, menyampaikan apresiasi keindahan alam Kabupaten Lombok Timur yang dinilainya sangat lengkap, mulai dari kawasan pesisir hingga pegunungan.
Menurutnya, hal inilah yang menjadi alasan utama jajaran Pemerintah Kota Jambi hadir untuk belajar dan berdiskusi secara langsung terkait strategi pengembangan pariwisata, terlebih setelah melihat tren pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur dari sektor pariwisata yang melonjak sangat signifikan.
Mengingat posisi strategis Kota Jambi di tengah Pulau Sumatra yang kelak terhubung dengan Jalan Tol Trans-Sumatra, pihaknya menilai Lombok Timur merupakan contoh terbaik dalam hal pemberdayaan masyarakat.
Lombok Timur, imbunya, dinilai berhasil memajukan destinasi wisata berbasis komunitas, baik potensi budaya, alam, maupun agrowisata, seperti kawasan pertanian bawang putih dan peternakan di lereng Rinjani yang dikemas menjadi daya tarik wisata unggulan.
"Selama berada di Lombok Timur, rombongannya juga dijadwalkan meninjau langsung kawasan agrowisata perkebunan bawang putih di Sembalun untuk mempelajari pola pengembangannya," ucapnya. (kin)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami