OPSINTB.com - Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Polisi Pamong Praja Kecamatan Labuhan Haji melakukan penertiban terhadap sejumlah lapak remang-remang di kawasan Pantai Labuhan Haji, Selasa (22/9/2026).
Penertiban dilakukan menyusul adanya keresahan masyarakat terkait keberadaan sejumlah lapak yang dinilai kerap disalahgunakan untuk aktivitas yang melanggar ketentuan.
Dalam penertiban tersebut, petugas membongkar sejumlah bilik tersembunyi, dinding penutup atau tameng lapak, serta lapak liar yang dinilai melanggar aturan.
Kasi Trantibum Kecamatan Labuhan Haji, Akmal Moestofa, mengatakan penertiban dilakukan karena keberadaan lapak dan bilik tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Lapak remang-remang dan bilik liar ini kita tertibkan karena meresahkan," tegas Akmal saat dikonfirmasi.
Menurutnya, sejumlah tempat tersebut diduga disalahgunakan sebagai lokasi aktivitas asusila dan konsumsi minuman keras (miras). Kondisi itu dinilai telah menyalahi ketentuan serta mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengunjung kawasan wisata.
"Penertiban ini juga dilakukan karena adanya laporan masyarakat mengenai maraknya aktivitas negatif di lapak-lapak tersebut," ucapnya
Akmal mengungkapkan, petugas juga menemukan adanya praktik yang mengarah pada perbuatan asusila di sejumlah lokasi. Keberadaan bilik yang tertutup rapat maupun dinding penutup yang dipasang oleh pemilik lapak dinilai membuka celah terjadinya penyalahgunaan.
"Di lokasi ditemukan praktik asusila atau mesum," katanya.
Ia menjelaskan, sebagian pedagang membangun bilik atau memasang dinding penutup dengan alasan memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Namun, tempat yang tertutup tersebut justru berpotensi disalahgunakan oleh oknum untuk melakukan tindakan yang melanggar norma dan aturan.
Bahkan, kata Akmal, sejumlah pasangan muda-mudi yang diduga melakukan tindakan asusila di kawasan tersebut sebelumnya telah beberapa kali terjaring razia petugas.
Selain persoalan kesusilaan, petugas juga menyoroti dugaan peredaran minuman keras di sejumlah lapak.
"Peredaran miras dan persoalan kesusilaan menjadi perhatian. Beberapa lapak liar diindikasikan menjadi lokasi pesta miras dan prostitusi terselubung yang dapat merusak citra destinasi wisata lokal," tegasnya. (zaa)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami