Tanamkan adab dan cinta budaya, MOP Ponpes Darul Istiqomah NWDI Juet hadirkan edukasi seni tradisional - OPSINTB.com | News References

11/07/26

Tanamkan adab dan cinta budaya, MOP Ponpes Darul Istiqomah NWDI Juet hadirkan edukasi seni tradisional

Tanamkan adab dan cinta budaya, MOP Ponpes Darul Istiqomah NWDI Juet hadirkan edukasi seni tradisional

 
Tanamkan adab dan cinta budaya, MOP Ponpes Darul Istiqomah NWDI Juet hadirkan edukasi seni tradisional

OPSINTB.com - Alunan musik tradisional Cilokak mencuri perhatian di halaman Yayasan Pondok Pesantren Darul Istiqomah NWDI Juet, Desa Lepak Timur, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, NTB pada Jumat (10/7/2026) kemarin.


Sejumlah seniman lokal, seperti Gazali, Guru Ahim, dan Iwan dari grup Cilokak Alba 05, tampil menghibur sekaligus memperkenalkan seni tradisi Lombok kepada ratusan santri baru.


Penampilan kesenian tradisional tersebut menjadi salah satu rangkaian Masa Orientasi Pesantren (MOP) bagi siswa baru MTs dan MA. Kegiatan yang berlangsung Bukan sekadar hiburan, kehadiran Cilokak menjadi media dakwah budaya yang sarat pesan.


Pembina MOP, Zulkarnain mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengenalkan kekayaan budaya Lombok kepada para santri yang berasal dari berbagai daerah. 


Menurutnya, pondok ingin menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal sekaligus mengajarkan pentingnya menghargai para seniman yang menjaga warisan leluhur.


"Kami ingin santri mengenal budaya daerahnya sendiri, melestarikannya, serta menghargai para pelaku seni. Kehadiran Cilokak bukan untuk mengurangi nilai-nilai pendidikan di pesantren, tetapi menjadi bagian dari pendidikan karakter yang sejalan dengan pembentukan adab," ucap, Zulkarnain Disela kegiatan MOP, Sabtu (11/7/2026).


Di tengah persaingan dunia pendidikan, Pondok Pesantren Darul Istiqomah NWDI Juet terus menunjukkan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, akhlak, dan pelestarian budaya.


Kepercayaan masyarakat terhadap pondok ini juga terus meningkat. Pada tahun ajaran 2026/2027, jumlah peserta didik baru mengalami kenaikan signifikan. 


"Pada tahun ini MTs menerima 125 siswa baru, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 76 siswa. Sementara MA menerima 72 siswa baru," katanya.


Menariknya, para santri tidak hanya berasal dari Lombok Timur. Pondok ini juga menerima peserta didik dari Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Lombok Barat, serta berbagai kecamatan di kabupaten setempat. 


Hal itu menjadi bukti bahwa Darul Istiqomah NWDI Juet semakin dikenal sebagai pesantren yang tidak hanya mengutamakan pendidikan agama, tetapi juga membentuk karakter dan melahirkan generasi berprestasi.


"Kita di pondok pesantren ini, ingin menamapilkan perbedaan dari pondok-pondok lain," jelasnya.


Didirikan pada tahun 2001, Pondok Pesantren Darul Istiqomah NWDI Juet dikenal dengan budaya disiplin yang kuat.


Pembelajaran adab menjadi ciri khas melalui pengajian kitab Ta'limul Muta'allim, pembinaan Suluk Asasiyah, serta penerapan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.


Komitmen tersebut telah melahirkan berbagai prestasi. Salah satunya adalah keberhasilan santri meraih Juara Harapan pada ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional di Wajo, Sulawesi Selatan, sebuah kompetisi bergengsi yang mempertemukan para santri terbaik.


Berbagai capaian itu semakin mengukuhkan Pondok Pesantren Darul Istiqomah NWDI Juet sebagai salah satu pilihan masyarakat dalam menitipkan pendidikan putra-putrinya. 


Di tengah arus modernisasi, pesantren ini membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk pribadi yang beradab, berprestasi, dan tetap mencintai budaya daerahnya. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama