Pemda Lombok Tengah bakal evaluasi WFH - OPSINTB.com | News References

06/05/26

Pemda Lombok Tengah bakal evaluasi WFH

Pemda Lombok Tengah bakal evaluasi WFH

 
Pemda Lombok Tengah bakal evaluasi WFH

OPSINTB.com - Kebijakan work from home (WFH) dan work from office (WFO) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda Lombok Tengah masih berjalan lancar tanpa kendala.


‘’Kebijakan bekerja dari rumah dari pertama sampai hari ini; tidak ada sih laporan yang mengganggu pelayanan masyarakat dan pekerjaan. Aman dan tetap jalan,’’ kata Wakil Bupati Lombok Tengah, H Muhammad Nursiah pada opsintb.com, Selasa (5/5/2026).


WFH dan WFO diterapkan sebagai imbas efesiensi energi. Dalam penerapannya, ASN diharuskan WFH setiap Jumat.


Tetapi, Nursiah melanjutkan, WFH tidak berlaku bagi seluruh ASN lingkungan Pemda Lombok Tengah. Untuk ASN eselon III tetap diwajibkan masuk.


‘’Kalau kepala dinas tetap masuk untuk mengurus segala pekerjaan yang berhubungan dengan dinasnya,’’ imbuhnya.


Kendati belum ada kendala, kata suami dari Hj Winarsih itu, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi sesuai mekanisme pekerjaan. 


‘’Tetap evaluasi untuk menemukan apa saja hambatan, keterbatasan dan tantangan. Apakah dari hasil evaluasi itu nanti ada perbaikan; SOP-nya misalnya, komunikasinya, dan lain sebagainya,’’ kata Nursiah.


Budiarta, seorang ASN Dinas Pendidikan mengatakan kendati kebijakan tersebut telah berlaku, Budiarta diwajibkan melakukan absen online pada jam masuk (6-8 pagi) dan absen pulang (15.00-16.00).


‘’Absen tetap sebagai laporan kendati WFH,’’ kata Budiarta.


Selain itu, lanjut ASN kelahiran Kecamatan Pujut itu, perangkat kerja seperti laptop dan lain-lain selalu standby agar jika ada perintah dari atasan segera diselesaikan.


‘’Selebihnya tidak ada kendala lain,’’ terangnya.


WFH juga disambut baik ASN Lombok Tengah yang berasal dari luar daerah. Fathurrahman, seorang ASN Dinas Komunikasi dan Informatika asal Desa Kabar, Kecamatan Sakra, Lombok Timur menyatakan merasa terbantu dengan kebijakan ini. 


Selain efesiensi energi, kata Man panggilan akrabnya, dia juga bisa hemat tenaga. ‘’Ya, menurut saya kebijakan ini membantu kami ASN Lombok Tengah yang berasal dari luar daerah,’’ tutup Man. (iwn)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama