Hidup Sebatang Kara, Nenek Ajariah Menanti Uluran Tangan Dermawan - OPSINTB.com | News References -->

Minggu, 09 Februari 2020

Hidup Sebatang Kara, Nenek Ajariah Menanti Uluran Tangan Dermawan

Hidup Sebatang Kara, Nenek Ajariah Menanti Uluran Tangan Dermawan

Nenek ajariah desa anjani dua kecamatan suralaga lombok timur

OPSINTB.com - Nenek Ajariah (70 tahun) alamat Dusun Anjani Selatan Dua, Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur.

Nenek Ajariah hidup sebatang kara di gubuk reot dan jauh dari kata layak. Atap serta dinding pagar rumah sudah tidak mampu lagi membendung air hujan dan terik matahari. Tempat tidur sering tergenang air, terlebih saat musim hujan sekarang ini. Jika hujan turun pada malam hari, ia sering kali begadang sampai pagi. Tak bisa tidur karena air hujan merongrong hingga tempat tidurnya.

Sedih rasanya saat melihat kondisi nenek Ajariah yang mulai rapuh dan tidak berdaya di masa tuanya. Belum lagi penyakit yang dialaminya, sering merasa sakit di bagian kepala dan dada. Ia tak lagi kuat untuk berjalan. Bahkan untuk pergi buang air di toilet tetangga yang berjarak 10 meter dari rumahnya, harus berjalan penuh perjuangan.

Ya, begitulah nenek Ajariah melewati sisa hidupnya di tengah kemiskinan dan kondis kesehatan yang sudah dimakan usia.

Sementara untuk bertahan hidup, nenek Ajariah setiap harinya menggantungkan hidup dari belas kasih tetangganya. Sementara sang suami tercinta terlebih dahulu menghadap Ilahi beberapa tahun lalu. Tak ada sawah dan gaji yang ditinggalakan almarhum sebagai bekal untuk mengahdapi masa tuanya yang penuh derita.

Tua, miskin, tubuh yang mulai rapuh, dan hidup kesepian sudah lama dirasakan nenek Ajariah. Sementara putrinya kini tinggal di rumah sang suami setelah ia menikah beberapa tahun lalu.

Penulis : Pengurus Lembaga Sosial Anjani, Lombok Timur, (08/02/2020).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama