Penertiban IUPJL Temui Titik Terang, Warga Sekaroh Harapkan ESL Segera Membangun - OPSINTB.com | News References -->

Jumat, 24 Januari 2020

Penertiban IUPJL Temui Titik Terang, Warga Sekaroh Harapkan ESL Segera Membangun

Penertiban IUPJL Temui Titik Terang, Warga Sekaroh Harapkan ESL Segera Membangun

Desa sekaroh dan pt. Esl

OPSINTB.com - Penertiban 65 Ha (Hektar are) kawasan yang masuk dalam wilayah Izin Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan (IUPJL) PT. ESL (Eco Solution Lombok) telah menemui titik terang.

Hal ini diungkapkan Kepala Desa Sekaroh, Mansur, saat ditemui di Kantor Desa Sekaroh, Kamis 23/01/2020.

Tergabung dalam Tim Terpadu Penertiban Kawasan IUPJL PT. ESL, Mansur bersama tokoh masyarakat setempat telah intens melakukan pendekatan untuk memberikan pemahaman kepada para penggarap lahan di areal seluas 65 Ha tersebut.

"Sesuai yang diperintahkan kita oleh Pak Bupati untuk menertibkan areal 65 Ha tersebut. Alhamdulillah, tidak ada konflik," ucap Mansur.

Sehingga, para penggarap telah secara sukarela mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai wujud keinginan untuk menerima kebijakan Bupati dalam penertiban IUPJL.

Sebanyak 24 KTP penggarap lahan seluas 65 Ha tersebut telah terkumpul sebagai bahan laporan Tim Terpadu Penertiban Kawasan IUPJL PT. ESL. "Semua penggarap yang kena, dalam areal 65 hektar, ada 24 KTP penggarap," sebutnya.

Dituturkan lebih lanjut oleh Mansyur, bahwa masyarakat tersebut menyatakan siap untuk terlibat dalam penghijauan di Kawasan IUPJL.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke Sekaroh beberapa waktu lalu, Bupati Lombok Timur, H Sukiman Azmy meminta masyarakat untuk melepas lahan garapannya, yang berada di kawasan IUPJL PT. ESL. Bupati pun berjanji akan memberikan ganti rugi kepada penggarap, yang besaran akan dibahas secara kekeluargaan.

"Ganti rugi seperti yang dikatakan pak Bupati. Nanti didiskusikan secara kekeluargaan," ucap Mansur.

Suksesnya upaya penertiban ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak yang telah bekerja bersama-sama. Serta, kuatnya keinginan masyarakat Sekaroh untuk mendorong perkembangan pariwisata di Desanya.

"Kalau ada yang mengatakan masyarakat Sekaroh tidak mendukung perusahaan (investor,red), itu tidak benar," tegas Mansur.

Masyarakat Desa Sekaroh pun sangat menyadari pentingnya pembangunan pada sektor pariwisata, yang akan berdampak pada terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Terbukanya peluang di bidang pariwisata akan menjadi sumber pendapatan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Selain dari sektor pertanian yang telah menjadi mata pencaharian utama masyarakat Sekaroh selama ini.

"Kalau kita tidak cepat untuk membangun objek wisata ini, maka kita ketinggalan," ujar Mansur.

Senada dengan masyarakatnya, Mansur pun sangat berharap agar segera dilakukannya pembangunan oleh ESL pada 65 Ha lahan yang ditertibkan tersebut. Sehingga, masyarakat dapat merasakan dampak nyata akan keberadaan investor di Sekaroh. Baik melalui keterlibatan masyarakat sebagai karyawan pada perusahaan, maupun peningkatan kunjungan wisatawan pada destinasi wisata yang tersebar di Desa Sekaroh.

Mansur pun memastikan kesadaran masyarakat Desa Sekaroh terhadap keberadaan pariwisata sebagai salah satu sektor pendongkrak ekonomi. Sehingga, masyarakatpun sangat sadar untuk menjaga keamanan dan kondusifitas demi menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan.

"Kalau ada yang menyebut Desa Sekaroh itu tidak aman, itu tidak benar. Sepengetahuan saya, selama 2 tahun saya menjabat Kepala Desa, tidak pernah ada laporan tindak kriminal yang terjadi di Sekaroh. Insyaallah Desa Sekaroh aman," pungkasnya.

Demi menciptakan keamanan bagi wisatawan, Pemerimtah Desa pun tak henti-henti mengajak masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan konduasifitas di Desa Sekaroh. (ded)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama