ruang desa

30/09/26

Maju di Pilkades Labuhan Pandan, Supiandi usung visi kolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat

Maju di Pilkades Labuhan Pandan, Supiandi usung visi kolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat
OPSINTB.com - Calon Kepala Desa Labuhan Pandan, Kecamatan Sambelia, Supiandi, menegaskan komitmennya untuk membangun desa melalui kolaborasi lintas sektor.


Pria berusia 36 tahun ini mengaku terdorong maju dalam Pilkades karena melihat masih adanya ketimpangan sosial yang dirasakan masyarakat.


"Yang melatarbelakangi saya maju menjadi kepala desa adalah ketimpangan sosial yang terjadi di tengah masyarakat Labuhan Pandan. Maka dari itu, saya ingin berbuat untuk masyarakat, apalagi background saya adalah politisi. Sehingga tercetus keinginan saya untuk menjadi kepala desa di Labuhan Pandan," ujarnya.  


Supiandi menuturkan, dirinya selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Menurutnya, keterlibatan itu menjadi titik awal yang menguatkan niatnya untuk berkontribusi lebih besar melalui pemerintahan desa.


Supiandi menilai, Desa Labuhan Pandan memiliki potensi besar di sektor pariwisata, kelautan, pertanian, dan UMKM yang belum tergarap secara maksimal. Karena itu, ia berencana mengembangkan sektor-sektor tersebut melalui kolaborasi semua pihak.


"Berbekal relasi yang saya miliki, maka akan kami maksimalkan itu untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.


Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi produk desa. Menurutnya, sumber daya yang ada harus memiliki industri turunan, seperti pisang yang bisa diolah menjadi produk turunan melalui BUMDes. Selama ini, hasil bumi desa dijual ke luar daerah dengan harga sangat murah.


"Jadi dana desa itu harus kita jadikan sebagai lokomotif utama dalam menggerakkan ekonomi masyarakat," tegasnya.


Di bidang kesehatan, Supiandi mengaku bersama timnya sering membantu masyarakat Labuhan Pandan, terutama mereka yang membutuhkan proses operasi. Bantuan tersebut diberikan agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah.


Sementara di sektor laut, baik untuk nelayan maupun pariwisata, ia menyoroti masih kurangnya fasilitas. Bahkan, masih ada nelayan yang menggunakan dayung karena tidak memiliki mesin.


"Tentu dengan fakta itu, kesejahteraan nelayan kami akan kurang," ujarnya.


Supiandi menyadari, dengan adanya efisiensi anggaran dana desa, pembangunan infrastruktur tidak bisa sepenuhnya mengandalkan dana desa. Karena itu, ia berencana mengoptimalkan jaringan yang dimilikinya di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat untuk menarik dana pembangunan ke Labuhan Pandan.


"Kami akan tarik dana itu ke Labuhan Pandan untuk membangun desa tercinta kami," paparnya.


Di akhir pernyataannya, Supiandi berharap masyarakat Labuhan Pandan dapat bersama-sama berikhtiar mewujudkan perubahan.


"Saya berharap kepada masyarakat Labuhan Pandan untuk bersama-sama berikhtiar," pungkasnya. (kin)

28/09/26

Langsung jagoan! Yakub Kuswara kantongi nomor urut 1 Pilkades Desa Pengadang

 

Langsung jagoan! Yakub Kuswara kantongi nomor urut 1 Pilkades Desa Pengadang

OPSINTB.com - Dari Undian ke Harapan. Calon Kepala Desa (Cakades) Muh Yakub Kuswara, resmi mendapatkan nomor urut 1 dalam proses pengundian nomor urut Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah. Acara pengundian digelar secara terbuka oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa setempat di Balai Desa Pengadang, dihadiri para calon, saksi, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta aparat terkait.


Proses pengundian berjalan tertib dan transparan. Setiap calon secara bergiliran mengambil nomor urut dari kotak yang telah disiapkan. Saat nomor 1 terungkap di tangan Muh Yakub Kuswara, suasana ruangan sempat diwarnai tepuk tangan dan dukungan dari para pendukung yang hadir.


Muh Yakub Kuswara, mengaku bersyukur atas nomor urut yang didapatkannya. “Alhamdulillah, saya mendapatkan nomor urut 1. Bagi saya, nomor ini menjadi motivasi tambahan untuk bekerja lebih keras dalam menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat. Saya berkomitmen untuk menghadirkan kepemimpinan yang amanah, transparan, dan berpihak pada kepentingan warga Desa Pengadang, Nomor Satu, Semangat Baru,” ujarnya usai pengundian.

Ia menambahkan bahwa nomor urut hanyalah identitas di surat suara. Yang lebih penting adalah kepercayaan masyarakat dan program konkret yang akan ditawarkan selama masa kampanye.


Ketua Tim Pemenangan MYK, Suryadi dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa tahapan pengundian nomor urut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh calon yang telah ditetapkan resmi mendapatkan nomor urut masing-masing dan siap memasuki masa kampanye. Terkhusus untuk Calon Kades Pengadang pilihan kami. Alhamdulillah nomor satu. Ikhtiar harus dipacu, Jadikan Desa Pengadang Maju dan bersatu. 


Dengan diperolehnya nomor urut, para calon kini memasuki tahapan kampanye. Masyarakat Desa Pengadang diharapkan menggunakan hak pilihnya secara cerdas, jujur, dan damai demi terciptanya pemilihan yang demokratis serta menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bersama. (red)

14/09/26

Luar biasa! Desa Bilebante bakal jadi wakil NTB di Penjaringan Desa Berprestasi Tingkat Regional

 

Luar biasa! Desa Bilebante bakal jadi wakil NTB di Penjaringan Desa Berprestasi Tingkat Regional

OPSINTB.com - Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menorehkan prestasi gemilang setelah sukses menjuarai Penjaringan Desa Berprestasi Provinsi NTB 2026.


Berdasarkan SK Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-320 Tahun 2026 tentang Juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi NTB, Bilebante memperoleh nilai 93,83. Berselisih 20,6 dengan Desa Sermong, Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat di urutan dua dengan nilai 73,23.


Atas prestasi ini, Bilebante akan mewakili NTB pada lomba Penjaringan Desa Berprestasi Tingkat Regional Tahun 2026. Pemkab Loteng sendiri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan melakukan pendampingan dan memperkuat persiapan desa tersebut menghadapi lomba nanti.


''Kami mengajak seluruh masyarakat memberikan dukungan dan doa terbaik,'' kata Kepala DPMD Loteng, Baiq Murniati, Senin (14/9/2026).


Ia berharap desa ini mampu meraih hasil maksimal agar dapat mengharumkan Kabupaten Loteng dan Provinsi NTB pada tingkat regional. Selain itu, Bilebante diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh desa di Loteng untuk terus bertransformasi, berinovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, ''Dan menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.''


Untuk diketahui lomba kali ini mengusung tema ''Transformasi Desa sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045''. Indikator penilaian meliputi; penyelenggaraan pemerintahan desa, keunggulan bidang kewilayahan dan kemasyarakatan, pengembangan potensi desa, inovasi desa yang selaras dengan tema, dan rencana tindak lanjut setelah pelaksanaan lomba.


''Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Desa Bilebante, tetapi juga seluruh masyarakat Loteng. Karena prestasi ini lahir dari kolaborasi, inovasi, dan semangat gotong royong dalam membangun desa,'' ujar eks Camat Praya itu.


Sebelumnya, Kepala Desa Bilebante, Asrok Mudailun, menyatakan dengan adanya lomba ini, pihaknya akan berupaya meningkatkan sistem pelayanan pemerintahan desa menjadi lebih baik.


Selain meningkatkan pelayanan, pihaknya juga akan terus mengembangkan potensi wisata desa, yang sejauh ini telah mulai dikenal ke mancanegara.


''Jadi, kami berusaha agar tidak hanya Dusun Sade, dan lain-lain saja sebagai penyangga KEK Mandalika. Tapi, kami juga sedang berusaha ke arah itu,'' ucap Asrok. (wan)

27/08/26

Bejo Marta usung persatuan & kesejahteraan sebagai arah baru Desa Bujak

 
Bejo Marta usung persatuan & kesejahteraan sebagai arah baru Desa Bujak

OPSINTB.com - Bejo Marta Al-Bujaki menawarkan konsep ''Bujak Berkah Sejahtera'' dalam pencalonannya sebagai Kepala Desa Bujak untuk periode 2026-2032. Ia membawa visi membangun desa yang bersatu, harmonis, dan sejahtera dengan menempatkan pelayanan publik serta pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu prioritas.


Gagasan itu bertumpu pada enam misi, mulai dari tata kelola pemerintahan hingga agenda pemekaran desa. Bejo menyatakan pemerintahan desa ke depan perlu lebih terbuka terhadap aspirasi warga dan melibatkan masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan.


Menurut konsep yang ditawarkannya, komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat perlu diperkuat. Tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, serta kelompok masyarakat lainnya dipandang sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.


Penguatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu perhatian utama. Bejo mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, sektor pertanian, peternakan, serta perluasan jaringan usaha. 


Masyarakat, dalam gagasan tersebut, ditempatkan bukan sekadar sebagai penerima program, melainkan sebagai pelaku pembangunan ekonomi desa.


Di sektor infrastruktur, ia menyoroti kebutuhan pembangunan yang merata hingga tingkat dusun. Perbaikan jalan lingkungan dan jalan dusun, irigasi, fasilitas olahraga, sarana umum, serta kebutuhan dasar masyarakat masuk dalam daftar perhatian.


Namun pembangunan, menurut gagasan Bejo, tidak berhenti pada infrastruktur. Ia juga menempatkan pemuda, perempuan, guru, marbot masjid, RT, dan kelompok masyarakat sebagai bagian dari agenda pemberdayaan. 


''Pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial, budaya, dan kepemudaan menjadi sektor yang turut diperhatikan,'' kata saat mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Rabu (26/8/2026).


Satu agenda lain yang dibawa adalah mendukung dan mengawal pemekaran desa. Bejo memasukkan agenda tersebut sebagai bagian dari arah perjuangan pembangunan Desa Bujak pada periode mendatang.


Konsep ''Bujak Berkah Sejahtera'' pada akhirnya diarahkan untuk membangun desa melalui kombinasi antara tata kelola pemerintahan, penguatan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.


Bagi Bejo, pembangunan Desa Bujak tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah desa. ''Partisipasi warga dan semangat gotong royong dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan desa yang lebih harmonis dan sejahtera,'' pungkasnya. (wan)

Maju di Pilkades Pengadang, M Yakub Kuswara janji benahi sistem pemerintahan

 
Maju di Pilkades Pengadang, M Yakub Kuswara janji benahi sistem pemerintahan

OPSINTB.com - Lantunan salawat mengiringi langkah Muhammad Yakub Kuswara menuju Kantor Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Dengan jargon ''Muda, Kreatif, dan Inovatif'', Yakub mantap mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa periode 2026-2032. 


Kedatangan Yakub ke Kantor Sekretariat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) didampingi sejumlah tokoh masyarakat dan para pendukungnya. Ia menjadi pendaftar pertama yang menyerahkan berkas administrasi.


''Visi misi besar saya adalah membangun Desa Pengadang yang religius, inovatif, maju, dan mandiri. Tentunya dengan sinergi dengan masyarakat,'' ujar Yakub saat ditemui usai penyerahan berkas, Kamis (27/8/2026).


Pria kelahiran Dusun Banar 1990 ini adalah lulusan Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram 2013. Kendati masih berusia muda, Yakub telah banyak makan garam di dunia kerja dan organisasi kemasyarakatan.


Oleh sebab itu, sebagai bakal calon kepala desa, ia berkomitmen menjadikan Desa Pengadang desa yang transparan dan terbuka terhadap masyarakat maupun badan hukum pemerintah.


''Kami butuh pengawasan, karena kami tidak mau melangkah secara sendiri-sendiri, dan kami siap mematuhi regulasi atau peraturan yang ada,'' Yakub menambahkan.


Ia menilai, sejumlah persoalan yang ada di Desa Pengadang menjadi tantangan untuk diselesaikan. Seperti membenahi pelayanan di kantor desa dengan menerapkan sistem digital. Masyarakat nantinya tak harus datang secara langsung ke desa untuk dilayani, tapi bisa melalui online.


''Ini yang belum ada di desa kami. Dan, kita akan sama-sama benahi,'' papar pria yang pernah bekerja sebagai Sales Marketing Bank Mandiri ini.


Selain itu, Yakub melanjutkan, salah satu hal yang harus dibenahi adalah infrastruktur jalan. Di tengah pengurangan anggaran dari pemerintah pusat, sudah saatnya kepala desa kreatif mencari solusi dan ide untuk membenahi seluruh infrastruktur untuk kepentingan masyarakat umum.


''Kita akan mempelajarinya, karena adanya efisiensi anggaran. Insyaallah dengan anggaran yang sedikit kepala desa yang akan kreatif mencari jalan keluarnya,'' tegas Yakub.


Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Pengadang, TGH Sajudin AS menyatakan, telah menerima dan mengecek seluruh berkas-berkas bakal calon kepala desa Muhammad Yakub Kuswara. Diakuinya ada sedikit kekurangan, dan pihaknya memberikan waktu untuk perbaikan.


''Alhamdulillah kami sudah terima dan cek berkasnya. Ada sedikit kekurangan, tapi kami berikan waktu kurang lebih seminggu untuk perbaikan,'' terang Sajudin.


Sajudin menambahkan, adapun jumlah pemilih tetap di Desa Pengadang berjumlah 8.067 orang yang tersebar di 19 dusun.


''Semoga Pilkades Pengadang berjalan aman, lancar, dan kondusif,'' harap Sajudin. (wan)

17/08/26

Peringati HUT ke 81 RI, Kades Jamal titip pesan khusus ke generasi muda Denggen Timur

 
Peringati HUT ke 81 RI, Kades Jamal titip pesan khusus ke generasi muda Denggen Timur

OPSINTB.com - Pemerintah Desa Denggen Timur, Kecamatan Selong, gelar upacara memperingati HUT ke 81 Republik Indonesia. Kegiatan yang digelar di lapangan desa setempat tersebut berlangsung khidmat. 


Petugas apel beserta peserta apel nampak khusuk mengikuti setiap tahapan. Bertindak sebagai inspektur upacara ialah Kepala Desa Denggen Timur, Moh Jamaluddin. 


Petugas dan peserta pada kegiatan tersebut yakni para perangkat desa setempat, Bhabinkamtibmas, murid TK, SD dan MI, BPD, kader posyandu, para kepala wilayah, RT, dan tokoh masyarakat desa setempat.


Dalam amanatnya, Kepala Desa Denggen Timur, Moh Jamaluddin mengatakan, kegiatan ini sebagai pengingat perjuangan para pahlwan. Apa yang dinikmati hari ini, kata dia, merupakan hasil jerih payah dan pengorbanan mereka. 


"Tugas kita adalah menjaga kemerdekaan dan mengisinya dengan kegiatan pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat," ucap Jamaluddin, Senin (17/8/2026).


Bagi pemerintah Denggen Timur, imbuhnya, umur 81 bukan waktu yang pendek dalam menjaga nilai-nilai kemerdekaan. Melainkan, telah banyak rintangan, tantangan, persoalan lain namun semua itu bisa dilewati. Kendati masih banyak juga persoalan-persoalan yang harus diselesaikan pula. 


Lantaran itu dirinya mengajak semangat kemerdekaan sebagai motivasi memperkuat persatuan, menumbuhkan nilai-nilai gotong royong, mewujudkan keamanan dan ketertiban, serta bergandeng tangan menjadikan Denggen Timur lebih maju, mandiri, dan sejahtera. 


Di lain sisi, kemerdekaan merupakan perwujudan menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Perbedaan sebutnya, bukan alasan untuk terpecah, melainkan simbol kekuatan jika bisa saling menghargai dan bekerjasama. 


Dirinya berpesan kepada generasi muda Denggen Timur, teruslah belajar, berkarya, berpretasi, memiliki karatakter, berakhlak, dan mampu memberi kontribusi terbaik bagi desa, daerah, dan bangsa. Sesuai moto Denggen Timur yakni Sehat, Sejahtera, Harmonis, Aman Tentram, dilandasi Iman dan Takwa (SEHATI).


"Saya mengajak kepada semua elmen masyarakat melalui momentum HUT 81 RI ini sebagai semangat untuk kita wujudkan Denggen Timur SEHATI dengan cara bersatu, bergotong royong, dan maju bersama menuju Denggen Timur hebat dan sejahtera," ajak Jamal. 


Di akhir amantnya, dirinya mengajak kepada masyarakat untuk mensuskan program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Dia menitip pesan agar peserta apel untuk menyiarkan kepada seluruh warga Denggen Timur. 


"Besok datang ke kantor desa karen besok ada pelayanan pengisian Perlinsos, bawa KTP dan token listrik masing-masing," ajaknya. (kin)

18/07/26

Launching Pasar Malam di Desa Surabaya, siap jadi penggerak ekonomi UMKM

 
Launching Pasar Malam di Desa Surabaya, siap jadi penggerak ekonomi UMKM

OPSINTB.com - Karang Taruna Desa Surabaya bersama mahasiswa KKP UIN Mataram dan Pemerintah Desa Surabaya menggelar grand opening Pasar Malam perdana di Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan tersebut menjadi upaya untuk menghidupkan kembali UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.


Ketua Karang Taruna Desa Surabaya, Muhammad Ilham Akbar mengatakan, Pasar Malam ini merupakan kegiatan perdana yang lahir dari kolaborasi Karang Taruna, mahasiswa KKP UIN Mataram, serta Pemerintah Desa Surabaya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap malam Minggu.


"Pasar malam ini perdana kami laksanakan. Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlangsung setiap malam Minggu sebagai wadah bagi UMKM untuk berkembang," ucapanya Sabtu (18/7/2026).


Ia menjelaskan, Desa Surabaya selama ini telah memiliki Pasar Senin yang beroperasi setiap pagi hingga siang hari. Kehadiran pasar malam diharapkan menjadi pelengkap aktivitas ekonomi masyarakat pada malam hari.


Pada grand opening tersebut tercatat sebanyak 32 pelaku UMKM ikut berpartisipasi. Antusiasme masyarakat pun dinilai sangat tinggi karena sebagian besar dagangan para pedagang telah habis terjual bahkan sebelum acara pembukaan secara resmi dimulai.


"Alhamdulillah, sebelum grand opening dimulai saja, banyak dagangan UMKM yang sudah habis terjual. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat luar biasa," ungkapnya.


Meski demikian, Ilham mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama menghidupkan kembali UMKM yang sempat berhenti beroperasi akibat keterbatasan modal usaha.


"Banyak UMKM di Desa Surabaya yang sebenarnya punya potensi, tetapi berhenti karena kekurangan modal. Ini menjadi PR besar kami bersama pemerintah desa agar mereka bisa kembali berjualan dan meningkatkan perekonomian masyarakat," jelasnya.


Ia menambahkan, Pasar Malam nantinya juga akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Surabaya. Selama kegiatan peringatan 17 Agustus, pasar malam direncanakan berlangsung setiap malam dengan menghadirkan berbagai hiburan, termasuk penampilan artis lokal.


"Kami ingin menjadikan momentum 17 Agustus lebih meriah. Rencananya akan menghadirkan artis-artis lokal yang sedang viral agar semakin banyak masyarakat datang berbelanja di UMKM," katanya.


Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Surabaya, Darmawan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKP UIN Mataram dan Karang Taruna yang menghadirkan pasar malam sebagai inovasi baru di desa tersebut.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKP yang telah memberikan ide cemerlang untuk Desa Surabaya. Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi kenang-kenangan yang mampu membangkitkan semangat UMKM serta meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Darmawan.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Sakra Timur untuk menghadirkan inovasi serupa sehingga semakin banyak pusat-pusat ekonomi baru yang tumbuh di tingkat desa.


"Kami berharap desa-desa lain juga bisa membuat kegiatan seperti ini. Semakin banyak pasar desa, maka semakin banyak pula UMKM yang berkembang dan ekonomi masyarakat akan bergerak," tuturnya.


Pada pelaksanaan berikutnya katanya, Darmawan berharap peserta akan semakin bertambah, dengan tetap mengutamakan pelaku UMKM lokal Desa Surabaya.


"Saya berharap kedepan semakin bayak UMKM yang ikut," pungkasnya. (red)

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama