OPSINTB.com - Bejo Marta Al-Bujaki menawarkan konsep ''Bujak Berkah Sejahtera'' dalam pencalonannya sebagai Kepala Desa Bujak untuk periode 2026-2032. Ia membawa visi membangun desa yang bersatu, harmonis, dan sejahtera dengan menempatkan pelayanan publik serta pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu prioritas.
Gagasan itu bertumpu pada enam misi, mulai dari tata kelola pemerintahan hingga agenda pemekaran desa. Bejo menyatakan pemerintahan desa ke depan perlu lebih terbuka terhadap aspirasi warga dan melibatkan masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan.
Menurut konsep yang ditawarkannya, komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat perlu diperkuat. Tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, serta kelompok masyarakat lainnya dipandang sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.
Penguatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu perhatian utama. Bejo mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, sektor pertanian, peternakan, serta perluasan jaringan usaha.
Masyarakat, dalam gagasan tersebut, ditempatkan bukan sekadar sebagai penerima program, melainkan sebagai pelaku pembangunan ekonomi desa.
Di sektor infrastruktur, ia menyoroti kebutuhan pembangunan yang merata hingga tingkat dusun. Perbaikan jalan lingkungan dan jalan dusun, irigasi, fasilitas olahraga, sarana umum, serta kebutuhan dasar masyarakat masuk dalam daftar perhatian.
Namun pembangunan, menurut gagasan Bejo, tidak berhenti pada infrastruktur. Ia juga menempatkan pemuda, perempuan, guru, marbot masjid, RT, dan kelompok masyarakat sebagai bagian dari agenda pemberdayaan.
''Pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial, budaya, dan kepemudaan menjadi sektor yang turut diperhatikan,'' kata saat mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Rabu (26/8/2026).
Satu agenda lain yang dibawa adalah mendukung dan mengawal pemekaran desa. Bejo memasukkan agenda tersebut sebagai bagian dari arah perjuangan pembangunan Desa Bujak pada periode mendatang.
Konsep ''Bujak Berkah Sejahtera'' pada akhirnya diarahkan untuk membangun desa melalui kombinasi antara tata kelola pemerintahan, penguatan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.
Bagi Bejo, pembangunan Desa Bujak tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah desa. ''Partisipasi warga dan semangat gotong royong dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan desa yang lebih harmonis dan sejahtera,'' pungkasnya. (wan)
follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di twitter
Follow OPSINTB.com | News References dan dapatkan update informasi kami di Instagram
follow Instagram Kami