The Mandalika terus tumbuh, keterlibatan stakeholder jadi fondasi keberlanjutan kawasan - OPSINTB.com | News References

09/06/26

The Mandalika terus tumbuh, keterlibatan stakeholder jadi fondasi keberlanjutan kawasan

The Mandalika terus tumbuh, keterlibatan stakeholder jadi fondasi keberlanjutan kawasan

The Mandalika terus tumbuh, keterlibatan stakeholder jadi fondasi keberlanjutan kawasan

OPSINTB.com - The Mandalika terus diarahkan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah. Sebagai destinasi sportstainment berkelas dunia, The Mandalika semakin berkembang dan membuka berbagai peluang ekonomi baru, mendorong pertumbuhan aktivitas UMKM, serta memperkuat sektor jasa pariwisata di kawasan tersebut.


Keterlibatan berbagai stakeholder menjadi elemen penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan secara inklusif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai wujud komitmen tersebut, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bekerja sama dengan tim fasilitator dari Universitas Mataram (Unram) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Dampak dan Keberlanjutan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika pada 3–4 Juni 2026 di Raja Hotel Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.


Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat sipil, hingga lembaga mitra. Tujuannya adalah menghimpun masukan, pandangan, serta evaluasi terkait dampak dan keberlanjutan pengembangan KEK Mandalika. Melalui diskusi kelompok terarah selama dua hari, para peserta berdialog dan bertukar perspektif guna memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan kawasan yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.


Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menekankan bahwa keterlibatan berbagai pihak merupakan elemen krusial dalam mengembangkan kawasan yang mampu memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah.


“Kami meyakini bahwa keberlanjutan sebuah destinasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur atau pertumbuhan investasi, tetapi juga oleh sejauh mana masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat terlibat serta merasakan manfaat dari proses yang berlangsung. Karena itu, forum seperti ini menjadi ruang penting untuk mendengarkan berbagai perspektif, mengevaluasi dampak yang telah dirasakan, serta mengidentifikasi peluang perbaikan dan penguatan ke depan,” ujar Troy.


“Masukan yang disampaikan akan menjadi referensi berharga bagi kami dalam memastikan The Mandalika terus tumbuh sebagai destinasi yang inklusif, berdaya saing, dan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi daerah maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.


Kegiatan FGD ini juga mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah, H Muhammad Nursiah, beserta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran pemerintah daerah memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan guna memastikan pengembangan KEK Mandalika berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Lombok Tengah.


Sejalan dengan komitmen pengembangan kawasan yang berkelanjutan, ITDC juga menjalankan Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP), proyek yang didukung pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). MUTIP merupakan proyek pengembangan infrastruktur dasar dan fasilitas pariwisata di The Mandalika untuk memperkuat konektivitas, utilitas kawasan, serta mendukung destinasi pariwisata berkelanjutan.


Melalui proyek tersebut, berbagai infrastruktur strategis telah dibangun, antara lain jalan kawasan, utility corridor, sistem penyediaan air bersih, drainase dan pengendalian banjir, fasilitas mitigasi bencana, serta pengembangan fasilitas publik dan infrastruktur pendukung masyarakat. Pembangunan ini tidak hanya meningkatkan kesiapan The Mandalika sebagai destinasi sportstainment berkelas dunia, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.


Dalam forum tersebut, perwakilan tokoh masyarakat, Rata Wijaya, memaparkan bahwa kehadiran The Mandalika telah membawa transformasi nyata bagi masyarakat. Mulai dari meningkatnya aktivitas ekonomi, terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja baru, hingga semakin luasnya keterlibatan masyarakat dalam ekosistem pariwisata.


“Masyarakat saat ini memiliki lebih banyak pilihan mata pencaharian dibanding sebelumnya. Selain sektor pertanian dan perikanan yang tetap menjadi basis ekonomi, kini juga berkembang sektor UMKM, jasa, kuliner, dan aktivitas pariwisata lainnya. Ke depan, kami berharap masyarakat lokal terus mendapatkan ruang untuk berkembang sehingga manfaat pengembangan kawasan dapat dirasakan secara lebih luas,” ungkapnya.


Selama dua hari, peserta FGD mendiskusikan berbagai tema strategis, di antaranya pengembangan pariwisata dan dampaknya pada masyarakat, peluang kerja dan pengembangan ekonomi lokal, keberlanjutan mata pencaharian dan kearifan lokal, pengembangan masyarakat, serta penguatan keterlibatan pemangku kepentingan.


Partisipasi aktif berbagai unsur stakeholder dalam forum ini mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong pembangunan kawasan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola yang baik. Masukan yang dihimpun diharapkan menjadi referensi penting dalam mewujudkan The Mandalika yang semakin inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


“Ke depan, tantangan pengelolaan destinasi akan semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi yang semakin erat antar pemangku kepentingan. Karena itu, ITDC akan terus membuka ruang dialog dan partisipasi untuk memastikan setiap langkah pengembangan The Mandalika mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Inilah fondasi penting bagi keberlanjutan kawasan dalam jangka panjang,” tutup Troy. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama