Ratusan CPMI Lotim tujuan Polandia menuntut janji - OPSINTB.com | News References -->

Senin, 18 Oktober 2021

Ratusan CPMI Lotim tujuan Polandia menuntut janji

Ratusan CPMI Lotim tujuan Polandia menuntut janji

 
Ratusan Calon PMI Lotim tujuan Polandia menuntut janji

OPSINTB.com - Ratusan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Lombok Timur mendesak PT Bagoes Bersaudara agar segera memberangkatkan mereka ke negara tujuan Polandia.

Karena itu, Disnakertrans Lombok Timur melakukan mediasi antara ratusan CPMI dan PT Bagoes Bersaudara, Senin (18/10/2021) di Aula LLK Selong.

Salah seorang CPMI asal Masbagik, Anggareksa meminta agar PT Bagoes menepati janjinya sebagaiman yang telah disosialisasikan di Kantor Disnakertrans Lombok Timur beberapa waktu lalu.

"Dulu mereka (PT Bagoes, red) berjanji, kami akan diberangkatkan paling lambat 3 sampai 4 bulan. Nyatanya, sampai saat ini kami belum diberangkatkan ke Polandia. Alasannya permit belum ada," kata Anggareksa. 

Atas dasar itu, ia dan ratusan CPMI lainnya menuntut PT Bagoes Bersaudara membuat perjanjian di atas matre 10 ribu untuk menyediakan permit paling lambat tanggal 31 Oktober. 

"Kalau permit tidak ada sampai 31 Oktober dan perjanjian ini tidak diindahkan oleh pihak PT Bagoes, maka kami meminta agar uang kami dikembalikan. Yakni uang DP keberangkatan sebesar Rp15 juta," katanya.

Dia menegaskan, bukti kuitansi dan segala macamnya sudah ada dan CPMI sendiri yang mentransfer dari Bank BRI. 

Awalnya, CPMI yang diminta bekerja di Polandia oleh PT Bagoes hanya 100 orang. Namun selesai lebaran kemarin pihak PT kembali membuka pendaftaran. Sehingga total CPMI yang sudah mendaftar sebanyak 200 orang lebih. Dan belum ada yang diberangkatkan hingga saat ini.

Sementara itu, Kepala Cabang PT Bagoes Bersaudara, Muhammad Taufal mengatakan, mediasi dilakukan sesuai peraturan (UU), apabila dalam 3 sampai 4 bulan CPMI belum diberangkatkan, dia berkewajiban mengadakan pertemuan dan menjelaskan apa alasan keterlambatan tersebut. 

Dalam persoalan ini, dia akan terus berupaya agar seluruh CPMI yang sudah direkrut segera ditempatkan di Polandia, sesuai job ada. 

"Memang kita di PT Bagoes ini selalu berkomunikasi dengan Polandia untuk memastikan apa yang teman-teman minta. dalam hal ini juga kita sebagian cabang di sini tentu tidak berani memutuskan bila tidak ada informasi dari pusat," jelasnya.

Dalam hal ini, kata dia, alasan belum diberangkatkannya CPMI ini karena pihaknya belum menerima lokin permit dari Polandia.

"Karena lokin permit ini adalah dasar untuk kita keluarkan visa untuk mereka (CPMI, red) berangkat  ke Polandia. Sehingga ini yang menjadi permasalahan, lokin permit belum kita terima sampai saat ini," pungkasnya. (zaa)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama